KALIMANTAN SELATAN — Toyota menarik 228.367 unit Sienna model tahun 2022–2026 di Amerika Serikat karena kursi captain's chair baris kedua berpotensi bergerak saat terjadi tabrakan frontal. Unit terdampak diproduksi 16 September 2021 hingga 20 Juli 2025, dan mayoritas perbaikannya cukup lewat pembaruan perangkat lunak pretensioner sabuk pengaman.
Laporan recall yang diajukan Toyota ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pada pekan lalu menyebut populasi unit yang ditarik mencapai 228.367 kendaraan. Sienna generasi saat ini merupakan minivan hybrid-only yang diperkenalkan sejak model tahun 2021, sehingga unit-unit awal tersebut tidak termasuk dalam kampanye perbaikan.
Dokumen NHTSA menguraikan akar masalahnya secara spesifik: "certain recliner assemblies by a certain supplier during a certain production period equipped with a seat containing a certain seat belt pretensioner by a certain supplier." Frasa berlapis itu merujuk pada kombinasi mekanisme sandaran kursi dan pretensioner sabuk pengaman dari pemasok tertentu.
Kursi Captain's Chair Jadi Titik Lemah
Cacat produksi hanya menyasar Sienna yang memakai dua captain's chair di baris tengah, alias varian tujuh penumpang. Kursi ini bisa direbahkan dan dilengkapi sabuk pengaman yang mengencang otomatis saat benturan.
Toyota menemukan bahwa pada kondisi tabrakan frontal tertentu, beban yang dihasilkan pretensioner sabuk pengaman memicu osilasi pada mekanisme recliner. Akibatnya, sandaran kursi berpotensi bergeser saat kecelakaan berlangsung — kondisi yang jelas merugikan keselamatan penumpang.
Terungkap Saat Uji Sled Prototipe Kursi Baru
Masalah ini pertama terdeteksi tahun lalu ketika Toyota menjalankan uji sled terhadap prototipe kursi dan sabuk pengaman baris kedua untuk kendaraan masa depan. Pengujian lanjutan dilakukan, termasuk mengambil kembali rakitan kursi baris kedua dari lapangan untuk melihat daya tahan mekanisme recliner setelah dipakai di dunia nyata.
Hingga kini Toyota belum punya estimasi akurat berapa unit dari 228.367 kendaraan yang benar-benar mengidap cacat tersebut. Angka "1 persen" yang tercantum di bagian atas laporan disebut hanya sebagai placeholder. Perusahaan juga menegaskan belum ada Field Technical Report maupun klaim garansi yang berkaitan dengan defect ini.
Perbaikan Gratis, Mayoritas Cukup Update Software
Sebagai solusi tanpa biaya, "the majority of involved vehicles" akan menerima versi terbaru perangkat lunak yang mengatur kerja pretensioner sabuk pengaman. Pendekatan ini jauh lebih ringan dibanding pembongkaran kursi.
Sekitar 200 unit Sienna yang dilengkapi paket Mobility as a Service mendapat perlakuan berbeda. Unit-unit ini akan diganti sandaran kursinya dengan mekanisme recliner versi lain yang di