MARTAPURA — Apel pagi di halaman Kantor Bupati Banjar menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi santri dan ulama dalam perjalanan sejarah Indonesia.
Kabupaten Banjar dipilih menjadi tuan rumah lantaran tradisi keagamaan dan kehidupan pesantrennya yang kuat di Kalsel. Pemilihan lokasi ini sekaligus menegaskan posisi daerah tersebut dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai kepesantrenan.
Empat Sponsor yang Menopang Kegiatan
Penyelenggaraan peringatan tahun ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak. Bank Kalsel, PT Baramarta (Perseroda), Kamilah Berkat Guru, dan Yandra Grup tercatat sebagai sponsor.
Partisipasi keempatnya disebut sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Kontribusi tersebut membantu menyukseskan peringatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat di Kabupaten Banjar.
Tiga Fungsi Utama Pesantren yang Ditekankan
Pesantren memiliki tiga fungsi utama, yakni pusat pendidikan, lembaga dakwah, dan penggerak pemberdayaan masyarakat. Ketiganya menjadi fondasi dalam mencetak generasi yang unggul secara intelektual sekaligus punya kepedulian sosial.
Melalui pendidikan agama, pembinaan akhlak, dan penanaman nilai kebangsaan, pesantren dinilai terus berkontribusi menjaga persatuan. Peran itu tidak berhenti pada aspek spiritual, tetapi merambah kehidupan masyarakat sekitar.
Santri Dituntut Adaptif di Tengah Kemajuan Teknologi
Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi santri. Mereka diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri tanpa meninggalkan nilai keislaman dan tradisi luhur pesantren.
Selain adaptif, santri dituntut kreatif dan mampu mengambil bagian dalam pembangunan di berbagai bidang. Tuntutan itu muncul seiring perubahan cara masyarakat menjalani kehidupan sehari-hari.
Semangat "Santri Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia" diangkat sebagai tema peringatan tahun ini. Tema tersebut dibaca sebagai pengingat bahwa kontribusi santri bagi agama, bangsa, dan negara masih relevan hingga kini.
Harapan untuk Generasi Penerus
Momentum Hari Santri Nasional 2026 diharapkan menjaga semangat perjuangan ulama dan santri tetap hidup. Upaya mewujudkan Indonesia yang maju, damai, dan berkeadilan disebut sebagai tujuan bersama.
Santri diharapkan terus menjadi pelopor kebaikan dan penjaga nilai-nilai keagamaan. Mereka juga diposisikan sebagai bagian dari generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan tanpa kehilangan jati diri.