KALIMANTAN SELATAN — Pedro Acosta mengungkap peluang bergabung dengan Ducati lewat VR46 pada MotoGP 2026 sempat terbuka. Pebalap Spanyol itu menolaknya karena frustrasi bersama KTM membuatnya menilai belum siap beradaptasi dengan tim baru.
Kepastian itu disampaikan Acosta dalam wawancara dengan media Spanyol, AS. Ia menuturkan, kans membela motor Ducati musim depan memang ada, tetapi kondisi mentalnya saat itu tidak mendukung.
Acosta menjajaki kemungkinan pindah ke VR46, tim satelit Ducati, ketika menjalani periode sulit bersama KTM pada 2025. Ia akhirnya memilih bertahan untuk menuntaskan kontraknya bersama pabrikan Austria tersebut.
Frustrasi di KTM Jadi Penghalang Utama
Pebalap berusia muda itu menilai kepindahan setahun lebih cepat belum tentu membuatnya tampil maksimal. Beban frustrasi yang masih dibawa dari KTM dianggapnya bakal menghambat adaptasi.
"Semua akhirnya berjalan seperti yang seharusnya. Mungkin saya bisa saja naik motor itu, tetapi dengan semua rasa frustrasi yang masih saya bawa, saya tidak akan tampil dengan baik," ujar Acosta.
Masa sulit bersama KTM menjadi bagian penting dari pertimbangannya. Acosta merasa perlu melewati periode tersebut dan kembali menemukan performa terbaik sebelum menghadapi tantangan baru.
Kesempatan Datang Saat Acosta Merasa Siap
Menurut Acosta, kesempatan bergabung dengan Ducati datang pada waktu yang tepat. Ia merasa lebih siap setelah melewati masa sulit dan mulai menunjukkan peningkatan performa.
"Kesempatan ini datang ketika saya sudah siap, terutama setelah melewati masa sulit tahun lalu ketika saya merasa frustrasi. Saya mulai mendapatkan hasil, tampil baik, dan mampu menunjukkan perbedaan dibandingkan pebalap lain yang menggunakan motor dari merek yang sama," katanya.
"Saya rasa saat itulah saya menyadari bahwa saya sudah siap menghadapi tantangan seperti ini," lanjut Acosta.
Duet dengan Marc Marquez pada 2027
Acosta baru akan bergabung dengan tim pabrikan Ducati pada MotoGP 2027. Ia dijadwalkan menjadi rekan setim Marc Marquez untuk musim 2027 dan 2028.
Kepindahan itu akan memberinya kesempatan membuktikan kemampuan bersama salah satu tim papan atas MotoGP. Bagi Acosta, kans pindah lebih cepat pada 2026 memang sempat terbuka, tetapi ia menilai dirinya belum berada dalam kondisi yang tepat untuk mengambil tantangan tersebut.
Kini ia merasa lebih siap menyambut kesempatan bersama Ducati, setelah melewati fase berat di KTM yang justru membentuk kesiapan mentalnya.