Pencarian

Apple dan DOJ Dikabarkan Berunding, Tuntutan Monopoli Smartphone Bisa Berakhir Damai

Sabtu, 18 Juli 2026 • 10:13:01 WIB
Apple dan DOJ Dikabarkan Berunding, Tuntutan Monopoli Smartphone Bisa Berakhir Damai
Apple dan Departemen Kehakiman AS dikabarkan menjajaki penyelesaian di luar pengadilan terkait gugatan monopoli smartphone.

KALIMANTAN SELATAN — Gugatan hukum yang diajukan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) terhadap Apple pada 2024 lalu memasuki babak baru. Bloomberg, mengutip sumber anonim yang mengetahui langsung pembahasan tersebut, melaporkan bahwa kedua pihak kini tengah menjajaki opsi penyelesaian di luar pengadilan.

Isi Gugatan Monopoli yang Menekan Apple

Dalam gugatannya, DOJ menuding Apple mempraktikkan monopoli di pasar smartphone. Fokus utama tuntutan tersebut menyasar lima aspek kunci pengalaman pengguna iPhone: super app, layanan cloud streaming game, aplikasi pesan pihak ketiga, jam tangan pintar buatan kompetitor, serta dompet digital non-Apple.

Praktik yang dianggap anti-persaingan ini dinilai menghambat inovasi dan membatasi pilihan konsumen. Selama dua tahun terakhir, Apple secara konsisten membantah tuduhan tersebut.

Tawaran Damai dan Langkah Nyata Apple

Bloomberg melaporkan bahwa Apple telah mengajukan "beberapa tawaran" kepada DOJ sepanjang tahun ini untuk menutup kasus ini. Namun, laporan tersebut juga mengingatkan bahwa negosiasi semacam ini bisa saja berakhir tanpa kesepakatan.

Menariknya, Apple telah melakukan sejumlah perubahan nyata dalam setahun terakhir yang sejalan dengan tuntutan DOJ. Di antaranya adalah dukungan protokol RCS di aplikasi Messages, meluncurkan Program Mitra Mini Apps di App Store, serta membuka akses chip NFC iPhone untuk lebih banyak pengembang.

Pertanyaan besarnya, apakah perubahan ini cukup untuk memuaskan regulator? Jawabannya masih belum pasti.

Faktor Politik di Balik Negosiasi

Bloomberg juga menyoroti faktor politik di balik negosiasi ini. Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, Departemen Kehakiman disebut lebih terbuka untuk menyelesaikan berbagai kasus antimonopoli yang diajukan oleh pemerintahan sebelumnya.

Stanley Woodward, pejabat nomor tiga di DOJ yang kini mengawasi urusan antimonopoli, disebut-sebut sebagai pendorong utama penyelesaian damai. Ia menilai langkah ini dapat menghemat uang pembayar pajak dan memberikan kelegaan lebih cepat bagi konsumen dibandingkan litigasi yang bisa berlangsung bertahun-tahun.

Dalam perkembangan terpisah, Apple dan DOJ baru saja mengajukan laporan status bersama mengenai kasus ini. Pekan ini, Apple juga memenangkan pertarungan discovery untuk mengakses dokumen badan federal terkait gugatan tersebut.

Apa Dampaknya bagi Pengguna?

Bagi pengguna iPhone di Indonesia dan seluruh dunia, penyelesaian kasus ini berpotensi membawa perubahan besar. Jika Apple benar-benar melonggarkan kendalinya atas super app, layanan streaming game, dan dompet digital, pengguna akan memiliki lebih banyak pilihan aplikasi dan layanan yang sebelumnya dibatasi.

Keputusan akhir masih menunggu. Namun, satu hal yang jelas: tekanan regulator terhadap dominasi Apple di ekosistem smartphone belum akan mereda dalam waktu dekat.

Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks