KALIMANTAN SELATAN — Penurunan ini terjadi sehari setelah harga emas dunia melemah 0,4 persen ke posisi US$ 4.385,85 per ons. Pelemahan itu dipicu kekhawatiran inflasi setelah harga minyak mentah Brent mendekati level US$ 100 per barel, imbas serangan Houthi ke fasilitas energi Arab Saudi.
Koreksi harga emas di Pegadaian berlaku untuk semua ukuran, mulai 0,5 gram hingga 1 kilogram. Berikut rincian lengkapnya.
Galeri24: Turun Rp 27.000 per Gram
Untuk ukuran 1 gram, emas Galeri24 dibanderol Rp 2.560.000. Angka ini turun dari posisi kemarin yang masih Rp 2.587.000 per gram.
Harga emas Galeri24 ukuran 0,5 gram dijual Rp 1.343.000, sedangkan ukuran 2 gram mencapai Rp 5.058.000. Untuk ukuran besar, 100 gram dipatok Rp 248.675.000 dan 1 kilogram Rp 2,48 miliar.
UBS: Pilihan Terjangkau untuk Investor Baru
Emas UBS ukuran 1 gram turun Rp 44.000 menjadi Rp 2.585.000. UBS menjadi pilihan menarik karena menyediakan ukuran hingga 500 gram, dengan harga 0,5 gram di level Rp 1.398.000.
Untuk ukuran 5 gram, emas UBS dijual Rp 12.674.000. Adapun ukuran 250 gram mencapai Rp 627.390.000 dan 500 gram Rp 1,25 miliar.
Antam: Paling Mahal, Paling Likuid
Harga emas Antam ukuran 1 gram turun Rp 17.000 menjadi Rp 2.650.000. Meski paling mahal, emas Antam tetap jadi primadona karena mudah dicairkan dan diterima di berbagai pegadaian maupun toko emas.
Antam menyediakan ukuran terkecil 0,5 gram seharga Rp 1.376.000 hingga maksimal 100 gram di Rp 259.041.000. Ukuran 10 gram yang sering diburu investor dijual Rp 25.979.000.
Mengapa Harga Emas Bergerak Turun?
Koreksi harga emas terjadi karena pasar memperkirakan The Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada September. Data lapangan kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan pada Agustus memperkuat spekulasi tersebut, dengan tingkat pengangguran stabil di 4,1 persen.
"Pergerakan emas tertahan karena dibatasi oleh tingginya kemungkinan kenaikan suku bunga, yang terus menghambat momentum pasar," ujar Analis Senior Stone X, Daniel Pavilonis.
Suku bunga tinggi biasanya mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil. Investor kini menunggu data inflasi AS yang akan dirilis Kamis dan Jumat pekan ini untuk menentukan arah kebijakan moneter selanjutnya.
Pegadaian mengingatkan harga emas yang berlaku hari ini bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar global.