BANJARMASIN — Amblesnya Jalan Veteran menyisakan keresahan mendalam bagi warga yang bermukim dan berjualan di kawasan tersebut. Kerusakan parah terjadi secara tiba-tiba pada dini hari, memperparah retakan kecil yang sudah terlihat sejak beberapa hari sebelumnya.
Retakan Membesar dalam Semalam, Pedagang Tutup Toko
Menurut pantauan di lapangan, amblesan terjadi secara bertahap namun cepat. Warga bernama Asmun mengaku menyaksikan langsung peristiwa itu dari dalam kios yang juga menjadi tempat tinggalnya.
“Yang paling parah terjadi tadi malam sekitar pukul dua hingga empat dini hari. Tiba-tiba sebagian badan jalan ambles dan retakannya semakin besar,” ujarnya.
Asmun mengaku sempat panik karena khawatir bangunan tempatnya berjualan ikut ambruk akibat pergerakan tanah. “Saya sedang berada di dalam kios ketika jalan mulai ambles. Rasanya sangat takut karena posisi bangunan berada tepat di samping jalan,” katanya.
Bukan Kali Pertama, Perbaikan Sebelumnya Kini Runtuh Lagi
Asmun mengungkapkan bahwa kawasan tersebut pernah mengalami kejadian serupa sekitar delapan bulan lalu. Kala itu, pemerintah setempat telah melakukan perbaikan sehingga kondisi jalan kembali normal. Namun, kerusakan kini justru lebih parah dan mengancam permukiman warga.
Akibat peristiwa ini, sejumlah pedagang terpaksa menutup usahanya. Mereka khawatir kondisi tanah terus bergerak dan membahayakan bangunan tempat berjualan. Petugas di lokasi juga membatasi akses kendaraan untuk menghindari risiko ambles susulan.
Akses Lalu Lintas Lumpuh, Warga Minta Tindak Lanjut
Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar badan jalan masih belum bisa dilalui kendaraan. Aktivitas warga di sekitar lokasi lumpuh total. Belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum atau Pemerintah Kota Banjarmasin terkait langkah penanganan darurat maupun perbaikan permanen di lokasi amblesan.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan, mengingat kejadian serupa sudah berulang dan ancaman terhadap keselamatan jiwa semakin nyata. Jalan Veteran merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan permukiman padat di Banjarmasin Timur.