Pencarian

Harga Keekonomian Pertalite Rp 18.040 per Liter, Pertamina Buka Suara soal Selisih Subsidi

Selasa, 16 Juni 2026 • 21:20:31 WIB
Harga Keekonomian Pertalite Rp 18.040 per Liter, Pertamina Buka Suara soal Selisih Subsidi
Struk pembelian Pertalite menunjukkan harga jual Rp 10.000 per liter dengan subsidi pemerintah Rp 8.040 per liter.

KALIMANTAN SELATAN — Viral di media sosial video yang memperlihatkan struk pembelian Pertalite pada 11 Juni 2026. Dalam struk itu, konsumen hanya membayar Rp 10.000 per liter, namun tercantum harga keekonomian mencapai Rp 18.040 per liter. Artinya, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 8.040 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M V Dumatubun, membenarkan adanya unsur subsidi dalam harga jual Pertalite di SPBU. "Betul, ada unsur subsidinya makanya hanya dijual 10.000/liter," kata Roberth kepada detikOto, Selasa (16/6/2026).

Subsidi Sepenuhnya Beban Pemerintah, Bukan Pertamina

Roberth menjelaskan selisih antara harga keekonomian dan harga jual di SPBU itu sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. "Benar besaran (Rp) 8.000-an adalah beban subsidi yang ditanggung pemerintah," tambah dia.

Dia menegaskan kebijakan subsidi BBM merupakan kewenangan penuh pemerintah, bukan dari Pertamina. Pihaknya hanya menjalankan penugasan dari pemerintah sebagai operator. "Kebijakan Program Subsidi BBM adalah kewenangan dan ditentukan oleh pemerintah, kebijakan tersebut tidak oleh Pertamina. Maka subsidi diberikan pada BBM JBKP yaitu Pertalite dan Pertamina sebagai operator patuh kepada kebijakan pemerintah," ujar Roberth.

Harga Pertamax Masih di Bawah Keekonomian, Baru 50 Persen

Sementara itu, harga Pertamax dengan RON lebih tinggi saat ini dijual Rp 16.250 per liter tanpa subsidi. Angka ini justru lebih murah dari harga keekonomian Pertalite. Roberth menjelaskan harga Pertamax belum sepenuhnya sesuai dengan harga keekonomian.

"Karena harga Pertamax belum sepenuhnya sesuai mengacu pada harga keekonomian," kata dia. Ia menambahkan secara keekonomian, harga Pertamax seharusnya lebih tinggi dari Pertalite karena kualitasnya lebih baik.

"Saat ini penyesuaian kenaikan harga Pertamax masih di level sekitar 50% dari harga keekonomian, di mana dengan RON lebih tinggi dan kualitas lebih baik, harga Pertamax pasti di atas Pertalite secara keekonomian," jelas Roberth.

Roberth menggarisbawahi peran besar pemerintah dan Pertamina dalam struktur harga jual Pertamax saat ini. Per tanggal 10 Juni, dilakukan penyesuaian harga jual Pertamax untuk mengamankan daya beli masyarakat dan menjaga beban fiskal tetap kondusif. Penyesuaian ini juga dilakukan oleh seluruh badan usaha swasta dan tidak sepenuhnya mengikuti harga keekonomian berbasis pasar internasional.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks