Pencarian

Pemkab HST Dukung Lomba Balap Ces Perahu Ulin di Sungai Buluh

Senin, 04 Mei 2026 • 17:00:12 WIB
Pemkab HST Dukung Lomba Balap Ces Perahu Ulin di Sungai Buluh

BARABAI — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan lomba balap ces perahu ulin yang diinisiasi warga Desa Sungai Buluh, Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU), Minggu (3/5/2026). Kegiatan yang berpusat di Dusun Awang Landas ini menjadi langkah strategis daerah dalam menghidupkan kembali kearifan lokal masyarakat perairan.

Wakil Bupati HST, H. Gusti Rosyadi Elmi, hadir langsung memantau jalannya perlombaan didampingi Ketua GOW HST, Ni’matul Izzati. Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap inisiatif mandiri masyarakat dalam mengemas tradisi menjadi daya tarik wisata yang kompetitif.

Lomba ini tidak sekadar adu kecepatan mesin di atas air. Penggunaan perahu berbahan kayu ulin menjadi simbol ketahanan budaya masyarakat Kalimantan Selatan dalam menjaga warisan nenek moyang di tengah gempuran material modern.

Upaya Menghidupkan Kembali Budaya Sungai di Awang Landas

Dusun Awang Landas dikenal sebagai pemukiman yang sangat bergantung pada ekosistem sungai dan rawa. Balap perahu ces, yang menggunakan mesin penggerak kecil, merupakan bagian tak terpisahkan dari mobilitas harian warga setempat. Transformasi aktivitas harian menjadi ajang perlombaan dinilai mampu meningkatkan kohesi sosial antarwarga.

Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi menyatakan bahwa pemerintah daerah sangat menghargai kreativitas warga Dusun Awang Landas. Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai ganda, yakni sebagai sarana hiburan rakyat sekaligus pelestarian budaya sungai yang mulai tergerus zaman.

"Mudah-mudahan lomba hari ini berjalan dengan baik dan lancar, serta mampu menghidupkan kembali budaya kita," ujar Gusti Rosyadi Elmi di sela-sela kegiatan, Minggu (3/5/2026).

Potensi Wisata Lahan Basah Desa Sungai Buluh

Kecamatan Labuan Amas Utara memiliki karakteristik wilayah lahan basah yang luas. Desa Sungai Buluh, khususnya Dusun Awang Landas, menyimpan potensi wisata minat khusus yang besar. Pemandangan rawa yang autentik dipadukan dengan keriuhan balap perahu menjadi daya tarik bagi wisatawan dari luar daerah.

Dukungan Pemkab HST diharapkan mampu mendorong peningkatan fasilitas pendukung di sekitar lokasi perlombaan. Pemerintah melihat adanya peluang ekonomi kreatif bagi warga sekitar, mulai dari sektor transportasi air hingga kuliner khas lokal yang dijajakan saat acara berlangsung.

Integrasi antara pelestarian lingkungan rawa dan kegiatan budaya seperti balap ces ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru di wilayah hulu sungai. Keterlibatan masyarakat secara aktif menjadi kunci keberlanjutan program pariwisata berbasis komunitas.

Rencana Pengembangan Menjadi Agenda Wisata Tahunan

Melihat antusiasme peserta dan penonton yang memadati bantaran sungai, Pemkab HST berencana melakukan evaluasi untuk meningkatkan skala kegiatan. Pemerintah daerah membuka peluang agar lomba balap ces perahu ulin ini masuk dalam kalender event resmi pariwisata kabupaten.

Gusti Rosyadi Elmi menekankan pentingnya konsistensi dalam penyelenggaraan agar dampaknya terasa lebih luas. Jika dikelola secara profesional, ajang ini tidak hanya menjadi milik warga Labuan Amas Utara, tetapi bisa menarik peserta dari kabupaten tetangga di Kalimantan Selatan.

"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus dikembangkan, bahkan menjadi bagian dari event yang lebih luas," tambah Wakil Bupati HST.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendampingi desa-desa yang memiliki potensi wisata unik. Langkah ini diambil agar setiap kecamatan di Hulu Sungai Tengah memiliki ikon pariwisata yang spesifik dan mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Bagikan
Sumber: artabanjar.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks