Kebakaran menghanguskan satu rumah di Desa Garagata RT 8, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, dan menewaskan seorang anak laki-laki berusia 3 tahun pada Rabu (9/9/2026) sore. Korban merupakan anak pemilik rumah yang saat kejadian ditinggal ibunya dalam kondisi pintu tertutup rapat. Seorang anak perempuan berusia 5 tahun selamat setelah didobrak kakeknya melalui pintu belakang.
TANJUNG — Musibah kebakaran di Desa Garagata RT 8, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menelan korban jiwa. Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun tewas dalam peristiwa yang terjadi Rabu (9/9/2026) sore.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo menyatakan korban adalah anak dari pemilik rumah Dardi (33) dan Rahimah (27). Seorang anak perempuan berusia 5 tahun mengalami luka bakar.
"Saat kejadian kedua anak ditinggal ibunya di dalam rumah dalam keadaan tertutup," jelas Wahyu, Kamis (10/9/2026).
Dari keterangan saksi, Rahimah meninggalkan kedua anaknya yang sedang tidur untuk membantu acara pernikahan tetangga di depan rumah. Pintu rumah dalam keadaan tertutup rapat.
Sebelum pergi, Rahimah mengaku tidak menyalakan api di dapur. Saat kebakaran terjadi, kondisi listrik sedang padam.
Umar Syarifuddin, kakek korban, berhasil menyelamatkan anak perempuan berusia 5 tahun melalui pintu belakang dengan cara mendobrak pintu tersebut. Namun ia tidak sempat menyelamatkan anak laki-laki karena sudah terbakar dalam kobaran api.
Personel piket Polsek Jaro bersama warga dan petugas pemadam kebakaran membantu proses pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WITA.
Rumah korban mengalami kerusakan 100 persen dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Hasil visum luar oleh dokter Dwi Puji Prabowo dari Puskesmas Muara Uya menunjukkan anak perempuan mengalami luka bakar pada bagian kaki. Anak laki-laki dalam keadaan telah meninggal dunia dengan kondisi hangus terbakar dan tidak bisa dikenali.
Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi. Penolakan dikuatkan dengan surat pernyataan bahwa keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Saat ini personel kepolisian melakukan pengamanan di lokasi dengan memasang garis polisi. Petugas juga melakukan pendataan terhadap korban dan saksi.
Unit Inafis Sat Reskrim Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo melakukan olah TKP. Penyebab kebakaran masih diselidiki.