KALIMANTAN SELATAN — Samsung kembali memperbarui lini foldable flagship-nya lewat Galaxy Z Fold 8 yang meluncur pada ajang Galaxy Unpacked 2026. Perangkat ini menyasar pengguna yang menginginkan smartphone sekaligus tablet dalam satu genggaman, dengan peningkatan signifikan pada desain, performa, dan fitur kecerdasan buatan.
Samsung menjadikan Galaxy AI sebagai salah satu daya tarik utama Z Fold 8. Beberapa fitur yang tersedia antara lain peringkasan dokumen otomatis, penerjemah bahasa real-time, pengeditan foto berbasis AI, asisten penulisan, transkripsi rapat otomatis, Circle to Search, serta integrasi Gemini AI. Layar lipat yang luas membuat fitur-fitur ini lebih maksimal untuk produktivitas maupun hiburan.
Dari sisi desain, Z Fold 8 hadir dengan bodi lebih tipis dan bobot lebih ringan dibanding Z Fold 7. Engsel generasi terbaru membuat lipatan layar (crease) jauh lebih samar. Bingkai menggunakan Armor Aluminum terbaru yang diklaim lebih kuat untuk penggunaan jangka panjang. Samsung juga mengklaim ketahanan engsel dan layar lebih baik dari pendahulunya.
Samsung membanderol Galaxy Z Fold 8 mulai US$1.900 (sekitar Rp31,4 juta) untuk varian 256 GB. Harga bisa berbeda tergantung pajak dan kebijakan distributor di masing-masing negara. Untuk pasar Indonesia, harga resmi akan diumumkan kemudian oleh Samsung Indonesia jika perangkat dipasarkan secara resmi.
Bagi pengguna Galaxy Z Fold 7, peningkatan pada Z Fold 8 lebih bersifat penyempurnaan — terutama pada desain yang lebih ramping, performa chipset anyar, dan fitur AI baru. Perubahan yang terasa drastis justru dialami oleh pengguna Galaxy Z Fold 6 atau model yang lebih lama. Lompatan performa dari Snapdragon 8 Gen 3 ke Snapdragon 8 Elite Gen 5, plus fitur AI yang jauh lebih kaya, membuat upgrade terasa signifikan.
Kombinasi Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM besar, dan layar AMOLED 120 Hz menjanjikan pengalaman gaming mulus untuk judul-judul berat seperti Genshin Impact, PUBG Mobile, Call of Duty Mobile, hingga Zenless Zone Zero. Sistem pendingin yang disempurnakan membantu menjaga suhu tetap stabil saat sesi bermain panjang.
Baterai berkapasitas 4.800 mAh didukung efisiensi daya dari chipset terbaru. Samsung menggunakan teknologi baterai dengan kepadatan energi lebih tinggi sehingga perangkat tetap tipis tanpa mengorbankan daya tahan. Dalam pemakaian normal, ketahanan baterai diperkirakan cukup untuk penggunaan sehari penuh, meski hasil aktual tergantung pada kecerahan layar dan pola penggunaan.
Galaxy Z Fold 8 jelas bukan ponsel untuk semua orang. Dengan harga yang premium, perangkat ini paling cocok bagi profesional yang butuh layar besar untuk multitasking, kreator konten yang sering mengedit di mana saja, atau pengguna yang menginginkan perangkat dua-dalam-satu tanpa kompromi. Jika Anda pengguna Z Fold 6 atau lebih lawas dan dana bukan masalah, upgrade ke Z Fold 8 terasa sangat masuk akal.