Google Ubah Kebijakan Backup Android, Semua Data Kini Hitung Kuota Penyimpanan Akun

Penulis: Udin Syamsul  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 09:40:01 WIB
Google mulai menerapkan kebijakan baru yang menghitung seluruh data cadangan Android ke dalam kuota penyimpanan akun.

KALIMANTAN SELATAN — Google mulai mengirimkan pemberitahuan melalui email kepada para pengguna Android mengenai perubahan kebijakan penyimpanan data cadangan. Dalam email bertajuk “New Android Backup Storage Policy & Controls,” perusahaan menyertakan rincian estimasi kenaikan penggunaan ruang penyimpanan dari backup Android masing-masing pengguna. Kebijakan ini berlaku efektif 45 hari setelah email diterima untuk pengguna yang sudah ada.

Data Apa Saja yang Kini Diperhitungkan?

Sebelumnya, hanya gambar dan video yang diunggah ke Google Photos serta data MMS (foto dan video) yang diperhitungkan dalam kuota penyimpanan 15 GB gratis atau kapasitas lebih besar bagi pelanggan Google One berbayar. Mulai 7 Juli, seluruh tipe data yang muncul di pengaturan backup Android ikut dihitung.

Jenis data yang baru termasuk pesan teks SMS, riwayat panggilan, dan pengaturan perangkat. Google memperkirakan tambahan data ini rata-rata hanya sebesar 40 MB per pengguna, sehingga dampaknya relatif kecil bagi sebagian besar pemilik ponsel.

Kontrol Baru untuk Pengguna

Bersamaan dengan perubahan ini, Google memberikan kontrol yang lebih terperinci kepada pengguna. Perusahaan menambahkan tombol aktif/nonaktif untuk kategori data tertentu: SMS & MMS, riwayat panggilan, dan pengaturan perangkat. Fitur ini sudah mulai digulirkan secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan.

Untuk mengakses pengaturan baru tersebut, pengguna Pixel bisa masuk ke Settings > Accounts and backup > Google Backup > Other device data. Alternatifnya, cukup cari kata "backup" di aplikasi Settings.

Pernyataan Resmi Google

“Android backup memungkinkan Anda menyimpan data ponsel ke Akun Google sehingga Anda bisa memulihkannya dengan mudah atau menyiapkan perangkat baru. Kami telah memperbarui kebijakan sehingga semua data backup Android kini diperhitungkan dalam penyimpanan Akun Google. Kami memperkirakan ini hanya akan menambah rata-rata 40 MB. Kami juga memberikan transparansi lebih dan kontrol baru yang memungkinkan Anda memilih data dan aplikasi mana yang ingin dicadangkan,” ujar juru bicara Google dalam pernyataan resmi.

Dampak bagi Pengguna Android di Indonesia

Bagi pengguna Android di Indonesia yang terbiasa memanfaatkan layanan Google Backup untuk memindahkan data antarperangkat, kebijakan ini perlu diantisipasi. Jika kuota penyimpanan 15 GB sudah hampir penuh akibat foto, video, atau lampiran email, tambahan data backup sebesar 40 MB bisa menjadi pemicu. Pengguna disarankan segera mengecek status penyimpanan di akun Google masing-masing dan memanfaatkan kontrol baru untuk memilih data yang benar-benar perlu dicadangkan.

Google juga menyediakan opsi berlangganan Google One untuk menambah kapasitas penyimpanan mulai dari 100 GB dengan biaya bulanan. Alternatif lain, pengguna bisa mematikan backup untuk kategori data tertentu jika ruang penyimpanan sudah kritis.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top