Tabalong - Pemerintah Kabupaten Tabalong menargetkan peningkatan persentase jalan mantap mencapai 73 persen sebagai bagian dari upaya memperbaiki konektivitas infrastruktur di wilayah tersebut. Target ambisius ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat dan mendukung mobilitas ekonomi lokal.
Pencapaian target 73 persen jalan mantap di Tabalong menjadi prioritas strategis mengingat jalan yang layak merupakan fondasi penting untuk konektivitas antar desa dan kota. Dengan infrastruktur jalan yang memadai, diharapkan dapat meningkatkan distribusi barang dan jasa serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara merata.
Upaya pemerintah kabupaten ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui aksesibilitas yang lebih baik.
Di sektor pertanian, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) telah melampaui target dalam program tanam cetak panen padi, mencapai 17.512 hektare. Pencapaian ini menunjukkan dedikasi petani lokal dan dukungan efektif dari pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Keberhasilan program tanam cetak panen di HSU menjadi gambaran positif bagaimana strategi pertanian yang terkoordinasi dapat menghasilkan produksi pangan yang signifikan, sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Badan Riset dan Pengembangan Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan terus mengoptimalkan penerapan pertanian modern dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan petani. Program ini mencakup berbagai inisiatif untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas hasil pertanian melalui teknologi dan praktik terbaik.
Komitmen BRMP Kalsel terhadap modernisasi pertanian mencerminkan keseriusan daerah dalam menggerakkan sektor pertanian sebagai pilar ekonomi lokal yang berkelanjutan dan menguntungkan bagi petani setempat.
Selain fokus pada infrastruktur dan pertanian, pemerintah daerah di Kalsel juga mengambil langkah-langkah komprehensif di bidang ketahanan pangan dan pengurangan risiko bencana. Kabupaten Balangan membuka kantin pangan lokal sehat untuk masyarakat, sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru memperkuat kesiapsiagaan bencana khusus bagi penyandang disabilitas.
Rangkaian inisiatif ini menunjukkan komitmen Kalimantan Selatan dalam membangun pembangunan inklusif yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, dari infrastruktur dasar hingga perlindungan kelompok rentan.