Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan platform SatuBeasiswa Indonesia, wadah terpusat yang menyatukan 465 jenis beasiswa dari berbagai penyelenggara dengan total dana sekitar Rp16,37 triliun. Portal ini dapat diakses calon mahasiswa, mahasiswa aktif, alumni, hingga masyarakat umum melalui situs https://satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/beasiswa.
JAKARTA — Platform SatuBeasiswa Indonesia hadir menjawab masalah lama: informasi beasiswa yang selama ini tersebar di puluhan kanal berbeda, dari situs kementerian, akun media sosial perusahaan, sampai pengumuman di kampus masing-masing. Kemdiktisaintek menyatukan semuanya dalam satu database terpusat.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan tujuan utama platform ini. "Informasi beasiswa dari seluruh mitra kita satukan dalam satu wadah," ujarnya, seperti dikutip dari pemberitaan resmi Kemdiktisaintek.
Dengan begitu, calon penerima di seluruh Indonesia — termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil — punya peluang yang sama untuk menemukan program yang cocok.
Per 15 September 2026, platform ini mencatat 71 program beasiswa aktif dan 465 total jenis beasiswa dari berbagai penyelenggara. Total dana yang tersedia mencapai sekitar Rp16,37 triliun.
Dari sisi penerima manfaat, lebih dari 853.000 orang telah tercatat dari total kuota sekitar 1,22 juta. Artinya masih ada ruang besar yang belum terisi.
Sumber pendanaan beasiswa yang terdaftar pun beragam:
Platform ini terbuka untuk empat kelompok pengguna: calon mahasiswa, mahasiswa aktif, alumni, dan masyarakat umum. Tidak ada batasan khusus selama pengguna membutuhkan informasi peluang bantuan pendidikan.
Fitur utamanya adalah pencarian peluang bantuan pendidikan. Pengguna bisa menelusuri program berdasarkan penyelenggara, jenis beasiswa, maupun sumber pendanaan.
Semua data tersaji dalam satu database, sehingga pencari beasiswa tidak perlu lagi membuka belasan situs berbeda hanya untuk membandingkan syarat dan jadwal pendaftaran.
Akses platform ini cukup sederhana. Kunjungi situs https://satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/beasiswa melalui peramban di ponsel atau komputer.
Setelah halaman terbuka, pengguna bisa langsung memanfaatkan fitur pencarian untuk menemukan program yang sesuai dengan jenjang pendidikan, latar belakang, atau preferensi pendanaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi tambahan mengenai jadwal pembaruan data atau penambahan fitur lanjutan dari Kemdiktisaintek.
Yang jelas, kehadiran SatuBeasiswa menandai langkah konkret pemerintah dalam merapikan ekosistem informasi beasiswa nasional — dari yang tadinya berserakan, kini terpusat dalam satu pintu.
| Program aktif | 71 program beasiswa |
| Total jenis beasiswa | 465 jenis |
| Total dana | ±Rp16,37 triliun |
| Penerima manfaat | 853.000+ dari ±1,22 juta kuota |
Akses di satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/beasiswa. Sumber pendanaan: filantropi (340 jenis), pemda (54), pemerintah pusat (27), perusahaan (27), dan perguruan tinggi (17).