BMKG Banjarbaru Latih 3 Pemangku Aviasi Kalsel Baca Cuaca Ekstrem Lewat Sekolah Lapang

Penulis: Toni Haryadi  •  Sabtu, 19 September 2026 | 10:17:31 WIB

BANJARBARU — Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Sirajoni membuka Sekolah Lapang Meteorologi Penerbangan (SLMP) Kalimantan Selatan 2026 di salah satu hotel di Banjarbaru, Jumat (18/09/2026). Kegiatan yang digelar Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor BMKG itu mengusung tema "Kenali Cuaca, Tepat Mengambil Keputusan, Selamat dalam Penerbangan".

SLMP 2026 diarahkan memperkuat pemahaman teknis para pemangku kepentingan transportasi udara dalam membaca informasi meteorologi sekaligus merespons potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi operasional penerbangan. Peserta diperkuat dengan pemahaman mengenai mitigasi cuaca agar informasi yang tersedia menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan operasional.

Cuaca Bukan Pelengkap, tapi Dasar Keputusan Operasional

Sirajoni menekankan pentingnya menjadikan informasi cuaca sebagai bagian dari budaya keselamatan (safety culture) dalam dunia penerbangan. Menurutnya, sinergi antara BMKG dan operator aviasi harus memastikan setiap keputusan operasional di lapangan berpatokan pada data presisi.

"Dalam dunia penerbangan, informasi cuaca bukan pelengkap, melainkan dasar utama pengambilan keputusan. Sinergi antara BMKG dan operator aviasi harus memastikan setiap keputusan operasional di lapangan berpatokan pada data presisi," ujar Sirajoni.

Mengubah Pola Pikir: dari Membaca Data ke Menerapkan

Perubahan kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam pelaksanaan operasional penerbangan. Karena itu, kemampuan memahami informasi meteorologi menjadi penting bagi pemangku kepentingan aviasi.

Pendekatan SLMP mendorong perubahan pola pikir, dari sekadar mengetahui atau membaca data cuaca menjadi penerapan informasi tersebut dalam sistem keselamatan penerbangan. Peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga dilatih menerjemahkan data meteorologi menjadi keputusan operasional yang tepat.

Pemkot Banjarbaru Dorong Koordinasi BMKG, Bandara, dan Maskapai

Pemerintah Kota Banjarbaru berharap pelatihan tersebut turut memperkuat koordinasi teknis antara BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, pengelola bandara, dan maskapai penerbangan. Sinergi antarpemangku kepentingan diperlukan agar informasi meteorologi dapat dipahami dan dimanfaatkan secara tepat.

Dengan pemahaman teknis yang semakin baik serta koordinasi yang solid, informasi kondisi cuaca diharapkan mendukung pengambilan keputusan yang berorientasi pada keselamatan sekaligus membantu menjaga ketepatan waktu penerbangan.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: banuatv.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top