Amri Syahnawi dan Fadia Ramadhanti Jadi Kapten Tim Bulutangkis RI di Asian Games 2026

Penulis: Reza Maulana  •  Kamis, 17 September 2026 | 17:51:32 WIB

KALIMANTAN SELATAN — Amri Syahnawi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti resmi memimpin tim bulutangkis Indonesia di nomor beregu Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keduanya terpilih lewat voting di grup WhatsApp tim, dengan Fadia bahkan mengantongi 15 suara meski skuad putri hanya berisi 10 pemain.

Amri dipercaya mengepalai tim putra, sementara Fadia memimpin tim putri. Mekanisme pemilihan berlangsung terbuka: sejumlah nama masuk daftar voting di grup WhatsApp, dan suara terbanyak jatuh ke keduanya.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 bergulir 19 September hingga 4 Oktober. Nomor beregu bulutangkis dijadwalkan 20-24 September, lalu nomor perorangan pada 25-29 September. Seluruh laga digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang.

Fadia Kaget Dapat 15 Suara, Melebihi Jumlah Pemain Putri

Fadia mengaku terkejut melihat hasil voting. Jumlah suara yang diterimanya melampaui jumlah pemain putri dalam skuad.

"Di grup itu kan campuran, ada tim putra dan tim putri. Pas saya lihat hasil votingnya kaget juga kok ada 15 suara padahal tim putri hanya 10 orang, ternyata yang pemain-pemain cowok dan pelatih juga voting untuk saya," ujar Fadia dalam rilis PBSI, Kamis (17/9/2026).

Amri merasakan hal serupa. Ia sempat sungkan menerima mandat itu, terutama karena skuad dihuni nama-nama senior seperti Jonatan Christie dan Fajar Alfian.

"Di grup Whatsapp tim ada beberapa nama yang bisa divoting untuk menjadi kapten. Ternyata saya dan Fadia yang dipilih paling banyak. Kami merasa terhormat dan siap menjalankan tugas ini," kata Amri.

Rasa Canggung Amri Hilang Setelah Bonding Tim Menguat

Kekhawatiran Amri perlahan sirna. Para pemain kian sering menghabiskan waktu bersama, dari jalan hingga makan bareng.

"Awalnya memang agak gugup, agak tidak enak tapi lama-lama sudah di sini kami sering bareng, jalan dan makan bareng ternyata suasananya semua cair. Bonding di tim juga cukup baik," ungkapnya.

Sebagai kapten, Amri dan Fadia bertugas mengoordinasikan skuad serta menjaga kekompakan selama persaingan nomor beregu berlangsung.

Target Medali Emas dan Pesan Fadia soal Senior-Junior

Amri memasang target tinggi untuk tim putra. Ia berharap Indonesia pulang membawa medali emas dari nomor beregu.

"Kalau harapannya pasti kami bisa membawa pulang medali emas untuk tim Putra. Semoga kami bisa selalu kompak dan hawa semangatnya terus dinaikkan," pesan Amri.

Fadia menuntut tim putri tampil tanpa rasa takut terhadap lawan mana pun. Ia juga menegaskan tidak ada sekat senior dan junior di dalam skuad.

"Untuk tim putri, kami berharap kami bisa mencapai target dengan mendapat medali jadi harus semangat, jangan takut lawan siapapun. Saya sebagai kapten terus berpesan untuk semua agar membaur, kompak dan tidak ada istilah senior-junior. Kita di sini satu untuk Indonesia," ucap Fadia.

Hotel 27 Kilometer dari Arena, Perjalanan 40 Menit

Tim bulutangkis Indonesia tiba di Nagoya pada Kamis (17/9) siang dan langsung menuju hotel yang telah disediakan. Tidak adanya Perkampungan Atlet terpusat membuat kontingen bulutangkis dari berbagai negara ditempatkan di satu hotel di kawasan Nagoya.

Hotel tersebut berjarak sekitar 27 kilometer dari Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Perjalanan dari hotel menuju arena pertandingan diperkirakan memakan waktu sekitar 40 menit.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top