JAKARTA — Pasar saham domestik memulai perdagangan dengan sentimen positif. Pada Selasa pagi, IHSG langsung melesat ke zona hijau dan bertengger di level 6.448,83, menguat 46,94 poin atau 0,73 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.
Penguatan ini tidak hanya terjadi pada indeks utama. Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 juga mencatatkan kenaikan meski lebih tipis, yaitu naik 2,83 poin atau 0,45 persen ke posisi 635,11.
Gerak positif IHSG pada pembukaan kali ini merefleksikan respons pasar terhadap sejumlah faktor. Salah satunya adalah ekspektasi pelaku pasar terhadap arah kebijakan fiskal pemerintah ke depan, yang dinilai tetap menjaga stabilitas ekonomi.
Sebelumnya, pada perdagangan Jumat pekan lalu, IHSG juga tercatat menguat signifikan 100,12 poin atau 1,59 persen ke posisi 6.401,89. Saat itu, penguatan dipicu oleh respons positif pasar terhadap target disiplin fiskal dan pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk tahun 2027.
Kenaikan Indeks LQ45 yang lebih rendah dibandingkan IHSG mengindikasikan bahwa penguatan kali ini cukup merata di seluruh sektor, tidak hanya terpusat pada saham-saham berkapitalisasi besar. Hal ini kerap menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan reli.
Pelaku pasar kini mencermati pergerakan nilai tukar rupiah dan aliran dana asing sebagai indikator tambahan untuk menentukan langkah selanjutnya. Para analis menilai, selama sentimen eksternal tidak memburuk, potensi penguatan lanjutan masih terbuka lebar.