Bupati Tanah Bumbu Pimpin Ziarah Makam Pahlawan di Kusan Hilir, Kenang Jasa Pejuang di Malam HUT ke-81 RI

Penulis: Toni Haryadi  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 15:21:31 WIB
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif memimpin ziarah makam pahlawan di TMP Mattone, Kusan Hilir, Minggu (16/8/2026) malam.

TANAH BUMBU — Ribuan kenangan akan perjuangan para pendahulu kembali dihidupkan dalam suasana hening di TMP Mattone, Kusan Hilir. Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif hadir di tengah barisan peserta untuk memberikan penghormatan terakhir kepada para pahlawan yang gugur membela tanah air, Minggu (16/8/2026) malam.

Apel Renungan Suci kali ini dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Kotabaru–Tanah Bumbu, Letkol Laut (P) Muhammad Arif, S.T., M.T., M.Tr.Opsla. Dalam keheningan malam, seluruh peserta larut dalam doa dan penghormatan bagi arwah para pejuang yang telah mendahului.

Momentum Meneguhkan Nasionalisme Generasi Muda

Renungan Suci bukan sekadar seremoni tahunan. Bagi jajaran pemerintah daerah, malam ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini adalah hasil dari pengorbanan yang tidak ternilai.

Suasana khidmat menyelimuti area TMP saat penghormatan kepada arwah pahlawan dilakukan. Keheningan tersebut menjadi simbol refleksi atas jasa para pejuang yang telah gugur di medan laga.

Ziarah Makam Sebagai Wujud Penghargaan

Setelah rangkaian apel usai, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam pahlawan di TMP Mattone. Bupati Andi Rudi Latif bersama rombongan berkesempatan memberikan doa langsung di pusara para pejuang.

Ziarah ini dimaknai sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan atas jasa para pahlawan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi generasi penerus bahwa kemerdekaan tidak diperoleh dengan mudah, melainkan melalui perjuangan panjang dan pengorbanan jiwa raga.

Peringatan HUT ke-81 RI di Tanah Bumbu ini menjadi rangkaian dari berbagai agenda yang disiapkan pemerintah kabupaten. Selain ziarah, serangkaian kegiatan lain turut memeriahkan peringatan detik-detik proklamasi di wilayah selatan Kalimantan tersebut.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: jejakrekam.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top