HUT Ke-81 RI di Desa Jawa Laut, Ratusan Warga Jalan Santai hingga Gotong Royong Bersihkan Kampung

Penulis: Toni Haryadi  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:27:31 WIB
Ratusan warga mengikuti jalan santai dan gotong royong membersihkan lingkungan dalam rangka HUT ke-81 RI di Desa Jawa Laut, Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan.

MARTAPURA — Ribuan warga Desa Jawa Laut, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, memadati jalan desa pada Minggu pagi. Mereka mengikuti jalan santai yang dirangkai dengan aksi gotong royong membersihkan lingkungan, sebagai wujud syukur menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan bertema "Dengan Semangat Kebersamaan, Wujudkan Desa Jawa Laut yang Harmonis Tanpa Perbedaan Golongan" ini dilepas langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar. Peserta dari berbagai kalangan usia dan profesi tampak berbaur, menjadikan momen ini lebih dari sekadar olahraga pagi.

Bukan Sekadar Seremonial, tapi Ruang Pererat Silaturahmi

Pembakal Desa Jawa Laut, Ibnu Hanafi, menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan tahun ini sengaja diisi dengan kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan warga. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan hanya upacara.

"Kami ingin peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Yang paling penting adalah bagaimana semangat kemerdekaan itu bisa diwujudkan melalui kebersamaan, gotong royong dan saling menghargai," kata Hanafi.

Generasi Muda Jadi Motor Penggerak Kegiatan

Kehadiran Forum Pemuda dan Forum Anak Desa Jawa Laut sebagai penggagas kegiatan mendapat apresiasi khusus. Keterlibatan mereka dinilai menjadi bukti bahwa anak muda memiliki kepedulian terhadap desa dan mampu menggerakkan seluruh lapisan masyarakat.

"Kami mengapresiasi teman-teman pemuda dan anak-anak muda di Desa Jawa Laut yang ikut menjadi penggerak. Ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kepedulian terhadap desa dan ikut menjaga suasana kebersamaan," ujarnya.

Hanafi menambahkan, pembangunan desa tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi dari pemerintah desa, masyarakat, pemuda, hingga dunia usaha agar hasilnya maksimal.

"Membangun desa tidak bisa dilakukan sendiri. Pemerintah desa, masyarakat, pemuda, dunia usaha dan semua unsur lainnya harus bisa berjalan bersama. Kalau kita bersatu, perbedaan justru menjadi kekuatan," katanya.

Kolaborasi Lintas Sektor Mewarnai Peringatan Kemerdekaan

Rangkaian acara ini turut didukung oleh sejumlah pihak, di antaranya PTAM Intan Banjar, PT BMB, Anggota DPR RI Gt. Khairul Saleh, Anggota DPRD Provinsi Gt. Abidinsyah, Anggota DPRD Kabupaten Banjar H Iqbal Khalilurrahman, Paguyuban Jawa Manunggal, Toko Mulia dan Berkat Mulia.

Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun desa. Hanafi berharap semangat kebersamaan yang terbangun tidak berhenti pada momen 17 Agustus, melainkan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari warga.

"Harapan kami, semangat kebersamaan ini tidak berhenti pada kegiatan HUT Kemerdekaan saja. Mudah-mudahan terus menjadi budaya masyarakat Desa Jawa Laut dalam kehidupan sehari-hari," tutupnya.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: matarakyat.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top