KALIMANTAN SELATAN — Harga bahan bakar minyak di sejumlah SPBU belum berubah pada awal November 2026, dengan Pertamax tetap Rp 15.950 per liter dan Pertalite Rp 10.000 per liter. Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo kompak mempertahankan harga jual produknya seperti periode sebelumnya. Bagi pengguna kendaraan, tidak ada penyesuaian tarif yang perlu diantisipasi di awal bulan ini.
Pemantauan harga di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menunjukkan tidak ada pergerakan tarif untuk seluruh produk, baik subsidi maupun nonsubsidi. Kondisi serupa juga terjadi di SPBU swasta yang belum melakukan penyesuaian harga pada November ini.
Harga BBM Subsidi Pertamina Masih di Level Lama
Di SPBU Pertamina, Pertalite masih dibanderol Rp 10.000 per liter. Biosolar subsidi tetap dijual Rp 6.800 per liter.
Dua produk bersubsidi itu menjadi acuan utama bagi sebagian besar pengendara sepeda motor dan kendaraan niaga ringan. Tidak ada perubahan tarif berarti bagi konsumen yang rutin mengisi kedua jenis BBM tersebut.
Pertamax Green 95 dan Turbo Tetap Rp 19.150–19.600
Untuk BBM nonsubsidi, Pertamax masih berada di angka Rp 15.950 per liter. Pertamax Green 95 dijual Rp 19.150 per liter, sedangkan Pertamax Turbo mencapai Rp 19.600 per liter.
Rentang harga itu menempatkan Pertamax sebagai pilihan menengah bagi pemilik kendaraan dengan rasio kompresi mesin yang menuntut oktan lebih tinggi. Sementara Pertamax Turbo menyasar pengguna mobil performa tinggi yang membutuhkan pembakaran lebih stabil.
Diesel Nonsubsidi: Dexlite Rp 23.700, Pertamina Dex Rp 25.200
Harga BBM jenis diesel nonsubsidi juga masih bertahan. Dexlite dibanderol Rp 23.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex mencapai Rp 25.200 per liter.
Kedua produk itu umumnya dipakai kendaraan penumpang diesel modern dan kendaraan niaga yang menuntut kandungan sulfur rendah. Tidak ada kenaikan yang membebani biaya operasional armada pada periode ini.
SPBU Swasta Ikut Tahan Harga
Sejumlah SPBU swasta juga belum melakukan penyesuaian harga pada November ini. BP 92 dan Vivo Revvo 92 masing-masing masih dijual Rp 16.130 per liter. Sementara BP Ultimate dan Vivo Revvo 95 dibanderol Rp 19.330 per liter.
Harga di jaringan swasta itu bersaing langsung dengan produk nonsubsidi Pertamina di segmen oktan 92 dan 95. Selisih tipis antar-merek memberi konsumen ruang memilih sesuai lokasi SPBU terdekat.
Daftar Harga Lengkap per Liter
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar subsidi: Rp 6.800
- Pertamax: Rp 15.950
- Pertamax Green 95: Rp 19.150
- Pertamax Turbo: Rp 19.600
- Dexlite: Rp 23.700
- Pertamina Dex: Rp 25.200
- BP 92: Rp 16.130
- Vivo Revvo 92: Rp 16.130
- BP Ultimate: Rp 19.330
- Vivo Revvo 95: Rp 19.330
Stabilitas harga di awal November 2026 memberi kepastian biaya bahan bakar bagi pengendara yang merencanakan perjalanan jauh. Namun harga bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pemerintah dan pergerakan harga minyak dunia, sehingga pemantauan berkala di SPBU tetap diperlukan.