BANJARBARU — Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman LP Ambarita, menyebut pihaknya mendapat penugasan melaksanakan OMC dengan dukungan unsur udara TNI AU. Tiga unit CASA 212 diterbangkan, sementara satu CASA C295 dan satu C-130 Hercules disiapkan untuk penyemaian.
"Kami mendapat tugas untuk melaksanakan OMC, di belakang kita ada alat unsur udara dari TNI Angkatan Udara yaitu CASA, di mana hari ini ada tiga CASA kita libatkan, kemudian ada Hercules di belakang kita persiapan untuk melaksanakan penyemaian," kata Hilman saat diwawancarai, Ahad (25/10/2026) sore.
NaCl dan Dry Ice Disemai, Palangka Raya Jadi Prioritas
Bahan yang disemai bukan hanya natrium klorida. Dry ice juga ditaburkan di langit Kota Palangka Raya untuk membuka lapisan inversion yang menahan pertumbuhan awan.
"Kita berharap Kota Palangka Raya semakin membuka dengan teori yang dikatakan ada lapisan inversion itu bisa kita buka untuk paling tidak hari ini," tutur Hilman.
Penerbang CASA 212 dari Skadron Udara 4, Mayor Pnb Candra AW, menjelaskan pembagian area penyemaian. CASA diprioritaskan di Palangka Raya karena fokus utama penggunaan dry ice, sedangkan NaCl diarahkan ke area utara yang menunjukkan pertumbuhan awan.
"CASA prioritas di Palangka Raya karena fokus utama menggunakan dry ice. Kemudian untuk NaCl tadi ada pertumbuhan awan di area utara, untuk CN hari ini di area bagian Kalteng bagian barat," ujarnya.
Jarak Pandang 1.000 Meter Jadi Kendala Penerbang
Kondisi udara di Banjarmasin menyisakan persoalan tersendiri bagi kru. Candra menyebut jarak pandang di Lanud Sjamsudin Noor hanya sekitar 1.000 meter sehingga penglihatan terhadap landasan terganggu.
"Visibility dari Banjarmasin itu sendiri kurang lebih di 1.000 meter, sehingga itu membuat penglihatan kita agak sedikit terganggu terhadap landasan," ungkap Candra.
Meski begitu, ia memastikan penyemaian di langit Kalteng berjalan tanpa hambatan berarti. Lapisan mendung disertai asap berada di ketinggian atmosfer antara 9.000 hingga 10.000 kaki.
Flight Scientist Arahkan Pola Penyemaian di Lapisan Inversion
Sebelum terbang, flight scientist memaparkan area penyemaian yang dipusatkan di Kota Palangka Raya. Pola penyemaian dibentuk pada lapisan inversion dengan harapan terjadi penguapan dari hasil penyemaian.
Operasi ini menyasar dua provinsi sekaligus, Kalsel dan Kalteng, dengan Lanud Sjamsudin Noor sebagai basis pendaratan dan pengisian bahan. Belum ada keterangan resmi mengenai durasi OMC maupun target penurunan titik panas dari kegiatan ini.