KALIMANTAN SELATAN — Timnas Indonesia berpeluang memulai perjalanan Kualifikasi Piala Dunia 2030 dari posisi yang jauh lebih menguntungkan. Lonjakan peringkat FIFA membuat skuad Garuda diprediksi masuk pot 3 pada drawing zona Asia yang dijadwalkan 15 Desember 2026, jika posisi peringkat bertahan hingga Desember tahun tersebut.
Posisi Indonesia saat ini berada di peringkat 21 Asia dan 118 dunia. Angka itu menjadi acuan utama dalam menentukan pembagian pot pada pengundian babak pertama dan kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia.
Jika peringkat tersebut bertahan hingga Desember 2026, Indonesia tidak perlu memulai perjuangan dari babak pertama seperti yang terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Perbedaan dengan Kualifikasi Piala Dunia 2026
Saat menjalani Kualifikasi Piala Dunia 2026, skuad Garuda masih berada di peringkat 28 Asia dan 150 dunia. Posisi itu memaksa Indonesia memulai perjuangan dari babak pertama.
Indonesia kemudian menghadapi Brunei Darussalam dan tampil dominan dengan kemenangan agregat 12-0. Hasil tersebut mengantarkan skuad Garuda ke babak kedua untuk bersaing di Grup F bersama Irak, Vietnam, dan Filipina.
Mengapa Posisi di Pot 3 Menguntungkan
Berada di pot 3 membuat Indonesia berpeluang menghindari sejumlah rival berat di babak kualifikasi. Pembagian pot berdasarkan peringkat FIFA memisahkan tim-tim kuat ke dalam kelompok yang berbeda pada saat drawing.
Posisi peringkat 21 Asia dan 118 dunia menjadi modal penting menjelang pengundian. Indonesia hanya perlu menjaga konsistensi hasil pertandingan hingga Desember 2026 agar posisi tersebut tidak tergerus.
Jadwal Drawing dan Acuan Peringkat
Pengundian babak pertama dan kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia dijadwalkan berlangsung pada 15 Desember 2026. Posisi ranking FIFA pada bulan tersebut akan menjadi salah satu acuan utama dalam menentukan pembagian pot.
Perjalanan Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030 berpotensi dimulai dengan situasi yang menguntungkan. Lonjakan peringkat FIFA yang dialami skuad Garuda membuat posisi Indonesia semakin menguntungkan dalam persiapan menuju ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.