Pencarian

Pameran IEE Series 2026 di Balikpapan Targetkan Transaksi Rp 5 Triliun, Dorong Investasi Migas dan Konstruksi

Jumat, 12 Juni 2026 • 14:28:31 WIB
Pameran IEE Series 2026 di Balikpapan Targetkan Transaksi Rp 5 Triliun, Dorong Investasi Migas dan Konstruksi
Pembukaan resmi IEE Series 2026 di Balikpapan menandai momentum penting bagi industri migas dan konstruksi nasional.

KALIMANTAN SELATAN — Balikpapan menjadi pusat perhatian industri energi dan rekayasa nasional pekan ini. IEE Series 2026 yang berlangsung di BSCC Dome Balikpapan resmi dibuka oleh Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, mewakili Gubernur Rudy Mas'ud. Area seluas 5.000 meter persegi itu dipadati oleh peserta dari dalam dan luar negeri yang memamerkan teknologi terbaru di sektor migas, pertambangan, dan konstruksi.

Mengapa Balikpapan? Pusat Proyek Strategis Nasional

Pemilihan Balikpapan bukan tanpa alasan. Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, menyebut kota ini menjadi titik temu proyek-proyek besar, mulai dari pembangunan IKN hingga eksplorasi minyak dan gas bumi. "Kami ingin mendekatkan platform industri dengan pusat pertumbuhan," ujarnya.

Data dari penyelenggara menunjukkan partisipasi lebih dari 100 perusahaan dan asosiasi, termasuk Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) dan Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (ASPERMIGAS). Kehadiran mereka dinilai krusial untuk memperkuat rantai pasok di Indonesia Timur.

Inovasi Jadi Kunci, AI Mulai Masuk ke Operasional Tambang

Dalam sambutannya, Bambang Arwanto menekankan bahwa dunia industri tengah menghadapi disrupsi besar. "Inovasi adalah kunci. Digitalisasi dan kecerdasan buatan mulai masuk ke berbagai sektor industri," tegasnya. Ia berharap pameran ini menjadi katalis yang mempertemukan teknologi baru dengan kebutuhan lapangan.

Seminar yang digelar bersamaan dengan pameran mengangkat isu-isu hangat, seperti transformasi industri migas regional dan pemanfaatan UAV untuk operasional tambang. Forum ini juga membahas peluang sektor konstruksi dalam mendukung pembangunan IKN yang tengah dikebut.

Dampak Langsung: Peluang Bisnis dan Investasi Baru

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kota Balikpapan, Neny Dwi Winahyu, menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar pameran. "Selama puluhan tahun Balikpapan tumbuh bersama industri pertambangan serta migas. Forum ini menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan, teknologi, dan investasi," ungkapnya.

Pemerintah daerah optimistis IEE Series 2026 bisa mendorong terciptanya kerja sama baru antara pelaku usaha lokal dengan investor asing. Majalah TAMBANG yang menjadi media partner juga turut berpartisipasi, mengundang pengunjung untuk berdiskusi langsung di booth mereka.

Dengan gelaran ini, Balikpapan semakin mengukuhkan posisinya sebagai simpul industri di Indonesia Timur. Pameran yang berlangsung tiga hari itu diharapkan tidak hanya menjadi ajang pamer teknologi, tetapi juga lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks