Pencarian

Iwan Aflanie Resmi Jadi Pendaftar Pertama Calon Rektor ULM 2026-2030, Soroti Disrupsi Digital dan Literasi di Bangku Kampus

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:04:12 WIB
Iwan Aflanie Resmi Jadi Pendaftar Pertama Calon Rektor ULM 2026-2030, Soroti Disrupsi Digital dan Literasi di Bangku Kampus
Iwan Aflanie menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon rektor ULM periode 2026-2030.

BANJARMASIN — Iwan Aflanie menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk masa bakti 2026-2030, Senin (14/4). Ia menjadi orang pertama yang mendaftar dalam proses seleksi yang digelar oleh panitia pemilihan rektor tersebut.

Tantangan Disrupsi Digital dan Literasi Kampus

Dalam pernyataannya usai mendaftar, Iwan menekankan bahwa kampus tidak boleh cepat berpuas diri. Menurutnya, disrupsi digital telah mengubah cara belajar, riset, dan tata kelola universitas secara fundamental.

“Kita harus sadar bahwa perubahan teknologi berlangsung sangat cepat. Jika kampus tidak beradaptasi, kita akan tertinggal,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan literasi di lingkungan kampus. Literasi, kata Iwan, bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan kemampuan menyaring informasi dan berpikir kritis di tengah banjir data digital.

Mengapa Iwan Aflanie Mendaftar Lebih Awal?

Iwan mengaku mendaftar di hari pertama bukan tanpa alasan. Ia ingin memberikan contoh bahwa proses suksesi kepemimpinan di ULM harus dijalani dengan semangat kompetitif yang sehat dan transparan.

“Saya ingin menunjukkan bahwa kita harus serius dalam mempersiapkan pemimpin baru. Bukan sekadar formalitas, tapi benar-benar memikirkan masa depan kampus,” tambahnya.

Apa Target Iwan Aflanie Jika Terpilih?

Jika terpilih menjadi Rektor ULM, Iwan berencana mendorong digitalisasi sistem perkuliahan dan administrasi. Ia juga ingin memperkuat riset berbasis kearifan lokal Kalimantan Selatan yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

“Kampus harus jadi pusat solusi, bukan hanya tempat menimba ilmu. Riset-riset kita harus menjawab persoalan nyata di daerah,” tegasnya.

Siapa Saja Bakal Calon Lainnya?

Hingga hari pertama pendaftaran, baru Iwan Aflanie yang tercatat mendaftar. Panitia pemilihan rektor ULM membuka pendaftaran hingga batas waktu yang ditentukan. Publik kampus menunggu apakah akan muncul nama-nama lain dalam bursa calon rektor ini.

Proses seleksi selanjutnya akan melibatkan Senat Universitas dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Masa jabatan rektor saat ini akan berakhir pada 2026.

FAQ: Pemilihan Rektor ULM 2026-2030

Kapan pendaftaran calon Rektor ULM ditutup?

Panitia belum mengumumkan batas akhir pendaftaran secara resmi. Namun, proses seleksi dijadwalkan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan sebelum masa jabatan rektor saat ini berakhir.

Apa syarat menjadi calon Rektor ULM?

Syarat utama mencakup memiliki pengalaman sebagai guru besar atau setara, memiliki visi pengembangan kampus, serta tidak pernah terlibat pelanggaran etik akademik berat. Detail persyaratan diatur dalam pedoman pemilihan rektor yang diterbitkan Senat Universitas.

Apakah Iwan Aflanie pernah menjabat sebelumnya di ULM?

Prof. Iwan Aflanie dikenal sebagai Guru Besar di Fakultas Kedokteran ULM. Ia juga aktif dalam berbagai penelitian dan pengabdian masyarakat di Kalimantan Selatan.

Bagikan
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks