KALIMANTAN SELATAN — BBC Sport berkolaborasi dengan Opta merilis kumpulan tabel klasemen alternatif Premier League 2025-26 yang menyajikan sudut pandang berbeda. Alih-alih hanya melihat poin riil, analisis ini mengukur performa tim berdasarkan data seperti expected points (xPTS), gol dari set-piece, hingga gol jarak jauh.
Klasemen xPTS: Chelsea ke Liga Champions, Aston Villa Jatuh ke Papan Bawah
Expected points dihitung dari kualitas peluang yang diciptakan (xG) dan kebobolan (xGA) setiap tim. Meski bukan penentu gelar, metrik ini berguna untuk melihat tim mana yang over-performing atau under-performing.
Sunderland menjadi outlier paling mencolok. Jika poin dihitung berdasarkan data xPTS, tim promosi itu justru akan finis di zona degradasi. Aston Villa juga akan terpuruk ke papan bawah, sementara Chelsea berhak lolos ke Liga Champions.
"Ini real points yang menentukan juara, bukan expected ones," tulis laporan BBC. "Tapi xPTS bisa jadi indikator apakah tim benar-benar sekuat yang terlihat atau hanya beruntung."
Set-Piece dan Tembakan Jauh: Arsenal Dominan, Tottenham Gagal di Kandang
Musim ini diwarnai dominasi set-piece. Pelatih spesialis bertubuh jangkung dan bertracksuit menjadi selebritas pinggir lapangan. Tak heran, Arsenal masuk jajaran tim terbaik dalam memanfaatkan situasi bola mati.
Yang menarik di kategori kandang-tandang: Tottenham justru lebih nyaman bermain tandang. Jika hanya hasil laga tandang yang dihitung, Spurs finis di zona Eropa. Sebaliknya, Fulham menjadi tim dengan rasio terbaik saat bermain di Craven Cottage.
Everton dan Nottingham Forest juga mencatat performa tandang lebih baik ketimbang kandang—mengejutkan mengingat reputasi suporter mereka yang bising.
Gol Pemain Inggris: Pemanasan Euro 2025?
Satu tabel alternatif lain menyusun klasemen hanya berdasarkan gol yang dicetak pemain Inggris. Ini menjadi menarik jelang gelaran Euro 2025. Tim dengan kontribusi pemain lokal terbanyak mendapat posisi terhormat di tabel versi ini.
Namun BBC tidak merilis peringkat spesifik untuk kategori ini. "Apakah anda sudah memasang bendera St George di rumah? Atau masih menyimpan cat di lemari?" tulis mereka dengan nada ringan menyambut turnamen musim panas.
Musim depan, pertanyaan besarnya: akankah klub-klub Premier League berburu eksekutor free-kick dan pemain jangkung untuk memenangi duel set-piece, atau sepak bola akan kembali ke cara mencetak gol yang lebih konvensional?