BANJARBARU — Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, mengingatkan generasi muda untuk tidak melupakan jasa para pahlawan yang telah mempertahankan kemerdekaan. Pesan itu ia sampaikan saat memimpin upacara ziarah dalam rangka peringatan ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, di Taman Makam Pahlawan Hasan Basri, Liang Anggang, Banjarbaru, pada Minggu (17/5).
Pesan "Jas Merah" untuk Generasi Penerus
Dalam kesempatan tersebut, Hasnuryadi mengutip pesan Presiden pertama RI, Soekarno, tentang "Jas Merah" atau jangan sekali-kali melupakan sejarah. Ia menekankan bahwa para pejuang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Kita harus memahami bagaimana para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dengan seluruh pengorbanan yang mereka miliki," tuturnya.
Penghormatan untuk Brigjen Hasan Basri dan Seluruh Pejuang
Kegiatan ziarah ini menjadi wujud penghormatan kepada arwah Brigjen Hasan Basri beserta seluruh pejuang ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan. Hasnuryadi memimpin doa bersama agar para pahlawan mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Sebagai penghormatan kepada arwah Brigjen Hasan Basri beserta seluruh pejuang ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, kita semua mendoakan agar beliau-beliau diberikan tempat terbaik dan paling mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.
Tugas Generasi Muda: Mengisi Kemerdekaan dengan Kontribusi Nyata
Wagub menegaskan bahwa generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan. Bukan lagi dengan angkat senjata, melainkan dengan menjaga persatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.
"Sekarang tugas kita adalah mengisi kemerdekaan, menjunjung tinggi persatuan, cinta tanah air, dan selalu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara," pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan rutin memperingati momentum 17 Mei setiap tahunnya melalui kegiatan ziarah sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan rakyat Kalimantan dalam menjaga keutuhan NKRI. Ajakan Wagub ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kepahlawanan di kalangan generasi muda Banua.