Pencarian

Bupati Barito Kuala Resmi Luncurkan MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026

Jumat, 01 Mei 2026 • 03:01:01 WIB
Bupati Barito Kuala Resmi Luncurkan MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026
Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi resmi meluncurkan MTQ ke-37 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 di Aula Bahalap Marabahan.

MARABAHAN - Bupati Barito Kuala (Batola), H Bahrul Ilmi, secara resmi meluncurkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-37 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2026. Acara peluncuran tersebut berlangsung khidmat di Aula Bahalap Marabahan pada Kamis (30/04/2026), yang ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh bupati didampingi jajaran pejabat tinggi daerah.

Peluncuran ini dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Selatan. Agenda besar ini mengusung tema strategis, yakni "Meneguhkan Peran LPTQ Kalimantan Selatan dalam Meningkatkan Prestasi Kafilah Menuju Tingkat Nasional dan Internasional". Kehadiran para pengurus LPTQ dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalsel mempertegas komitmen kolektif dalam memajukan pembinaan tilawatil Qur'an di Banua.

Kesiapan Barito Kuala Sebagai Tuan Rumah MTQ 2026

Dalam sambutannya, Bupati Batola H Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Barito Kuala untuk memegang tongkat estafet tuan rumah. Menurutnya, menjadi penyelenggara MTQ tingkat provinsi adalah amanah besar yang harus dijawab dengan kesiapan matang dan pelayanan maksimal bagi seluruh tamu serta peserta.

Bupati menekankan bahwa kesuksesan acara ini tidak dapat dicapai oleh pemerintah daerah semata. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara seluruh elemen masyarakat, instansi terkait, dan panitia pelaksana. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga keharmonisan demi mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

"Ulun yakin Insya Allah ini akan berjalan dengan baik sesuai harapan kalau bapak-bapak, ibu-ibu sekalian harus kompak dan mendukung semuanya," ujar H Bahrul Ilmi di hadapan para undangan. Ia juga berharap agar penyelenggaraan MTQ ke-37 nanti tidak hanya sukses secara seremonial, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam yang memberikan dampak positif bagi pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

Sinergi LPTQ dalam Meningkatkan Kualitas Kafilah

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Sekdaprov Kalsel) sekaligus Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, memberikan catatan penting saat membuka Rakerda tersebut. Ia menyatakan bahwa forum ini memiliki nilai strategis untuk mengevaluasi sekaligus merancang peta jalan pembinaan yang lebih terukur bagi para qari dan qariah di Kalimantan Selatan.

Syarifuddin menegaskan bahwa LPTQ harus menjadi lembaga yang dinamis dan mampu beradaptasi dengan tantangan zaman. Ia meminta agar koordinasi antarwilayah diperkuat agar kualitas penyelenggaraan MTQ di semua tingkatan, mulai dari kecamatan hingga provinsi, dapat terus meningkat secara konsisten.

"Sinergi dan kolaborasi adalah kunci untuk memperkuat kelembagaan LPTQ, sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQ di semua tingkatan," tegas Syarifuddin. Secara khusus, ia mengingatkan Pemerintah Kabupaten Batola agar segera melakukan persiapan teknis yang mendalam, mulai dari pembenahan sarana prasarana, penentuan lokasi lomba yang representatif, hingga kesiapan akomodasi bagi ribuan tamu dan peserta yang akan hadir pada 2026 mendatang.

Dampak Ekonomi dan Penguatan Syiar Islam

Dukungan terhadap pelaksanaan MTQ ke-37 di Batola juga datang dari tingkat pusat. Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LPTQ Nasional, Prof Dr H Abu Rokhmad, memberikan arahan mengenai esensi dari kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an. Ia mengingatkan bahwa tugas pokok LPTQ adalah memastikan umat Islam tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Selain aspek religius, Abu Rokhmad mendorong agar ajang MTQ dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Ia berharap panitia lokal dapat melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Barito Kuala agar mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari keramaian acara tersebut.

"Kami berharap ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Penyelenggaraannya lancar, sukses, tertib, rapi, sekaligus bisa menggerakkan ekonomi masyarakat, UMKM-nya hidup," pesan Abu Rokhmad dalam arahannya.

Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel H Muhammad Tambrin, Wakil Bupati Balangan H Akhmad Fauzi, Ketua Umum LPTQ Batola H Zulkifli Yadi Noor, serta jajaran unsur Forkopimda. Dengan diluncurkannya secara resmi agenda ini, Kabupaten Barito Kuala kini mulai mematangkan langkah menuju pelaksanaan MTQ Nasional ke-37 tingkat Provinsi Kalsel yang diharapkan menjadi standar baru kesuksesan penyelenggaraan di Kalimantan Selatan.

Bagikan
Sumber: kalsel.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks