Final TSBC 2026 di Marabahan: PSKB Lawan Cerbon FC, Panitia Ancam Skorsing hingga Rp 76 Juta Diperebutkan

Penulis: Reza Maulana  •  Senin, 02 November 2026 | 07:47:01 WIB
Ketua Pelaksana TSBC 2026 Gazali Rahman menegaskan laga final PSKB melawan Cerbon FC harus berjalan lancar dan kondusif.

MARABAHAN — Ketua Pelaksana TSBC 2026 Gazali Rahman menegaskan laga final harus berjalan lancar dan kondusif hingga akhir. Gazali yang juga menjabat Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Batola menyebut kedua tim wajib tampil sportif.

"Seluruh pemain kedua tim harus bermain sportif. Untuk para suporter, jaga kondusifitas. Mari sama-sama kita jaga pertandingan final nanti agar menjadi tontonan menarik dan aman bagi kita semua," kata Gazali, Minggu (1/11/2026).

Sanksi Skorsing hingga Ancaman Pembatalan Turnamen

Panitia tidak main-main soal keamanan. Jika suporter salah satu tim memancing keributan hingga pertandingan terganggu, tim bersangkutan akan diskorsing dan dilarang tampil di TSBC tahun depan.

Hukuman lebih berat menanti jika laga final berlangsung ricuh. Gazali menyatakan panitia tak segan meniadakan TSBC bila kekacauan terjadi.

"Artinya, untuk apa kami memberikan hiburan melalui kompetisi sepak bola ini sementara suporter tidak bisa menjaga keamanan," tegasnya.

Pengamanan Libatkan Polres Batola hingga Yonif 925

Dari sisi pengamanan, panitia telah berkoordinasi dengan Polres Batola, Kodim 1005 Marabahan, dan Yonif TP 925/Batalyon Ksatria Wangkang. Ketiga institusi itu memastikan keamanan sejak laga pertama digelar 5 Oktober 2026.

"Kami sangat mengapresiasi Polres Batola, Kodim 1005 Marabahan, Yonif TP 925/Batalyon Ksatria Wangkang yang sejak awal memastikan keamanan di setiap laga," ucap Gazali.

Batasi Pemain Luar, Pemain Lokal Punya Daya Tawar

TSBC tahun ini memakai regulasi berbeda dari edisi sebelumnya. Setiap tim hanya boleh merekrut maksimal lima pemain dari luar Batola, jauh lebih ketat dibanding tahun lalu yang tanpa batas.

Kebijakan itu dibuat untuk mengakomodasi pemain lokal. Menurut Gazali, dampaknya sudah terasa: pemain lokal kini punya daya tawar lebih baik di tim yang memakai jasanya.

"Kita usahakan regulasi seperti ini juga diterapkan pada TSBC tahun depan untuk keperluan pembinaan pemain lokal," tandasnya.

Wasit Final Dirahasiakan demi Hindari Intervensi

Sekretaris PSSI Batola M Riady menolak membocorkan siapa wasit dan asisten wasit yang memimpin laga final. Identitas perangkat pertandingan sengaja dirahasiakan untuk menghindari intervensi.

Riady memastikan seluruh wasit berasal dari Batola dan berlisensi. Ia berharap kedua tim menerima keputusan wasit apa pun di lapangan.

"Kan selama ini para wasit TSBC tidak ada keterpihakan, semuanya netral. Jadi apapun keputusan wasit nanti, kami harap para pemain bisa menerima," tutupnya.

Total Hadiah Rp 76 Juta untuk Empat Peringkat Teratas

TSBC 2026 memperebutkan total hadiah Rp 76 juta. Juara pertama mendapat Rp 30 juta, juara kedua Rp 20 juta, juara ketiga Rp 15 juta, dan juara keempat Rp 10 juta.

Penghargaan top score senilai Rp 1 juta melengkapi daftar hadiah. PSKB dan Cerbon FC dipastikan menurunkan seluruh pemain andalan demi gelar juara.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: pojokbanua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top