KALIMANTAN SELATAN — GR Supra yang bertugas memimpin lintasan tampil dengan livery khusus berwarna merah, putih, dan hitam — corak khas identitas Gazoo Racing. Mobil ini akan memandu para pembalap amatir terbaik nasional sebelum mereka turun di berbagai kelas balap selama empat hari penyelenggaraan.
Perlu diluruskan soal nama NASA di sini. Yang dimaksud bukan badan antariksa Amerika Serikat, melainkan National Auto Sport Association, organisasi olahraga otomotif yang mengelola balap jalan raya tingkat klub, time trial, autocross, dan High Performance Driving Events (HPDE).
Kejuaraan ini mempertemukan pembalap dari 15 wilayah NASA di Amerika Serikat. Balapan penentu juara nasional dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, menjadi puncak dari rangkaian acara empat hari.
Posisi pace car sendiri bukan sekadar tugas seremonial. Mobil ini bertanggung jawab memimpin para pembalap amatir terbaik nasional sebelum mereka berkompetisi, memastikan lintasan dan kondisi balap siap sebelum bendera hijau dikibarkan.
Mike Tripp, Group Vice President of Toyota Marketing, menyatakan bahwa Toyota bangga dapat terus mendukung olahraga otomotif tingkat akar rumput serta komunitas penggemar yang menggerakkannya.
Pernyataan itu menegaskan posisi Toyota yang memilih konsisten menyokong kompetisi level klub, bukan hanya ajang profesional. NASA sebagai penyelenggara memang fokus pada pembalap amatir yang ingin menekuni balap jalan raya secara serius tanpa harus masuk sirkuit profesional.
Bagi penggemar Toyota GR Supra di Indonesia, penunjukan ini menambah daftar panjang keterlibatan Gazoo Racing di ajang balap global. Sebelumnya, nama GR Supra juga lekat dengan kompetisi tingkat klub di berbagai negara, sejalan dengan strategi Toyota mendekatkan diri ke komunitas motorsport akar rumput.