KOTABARU — Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli memantau langsung jalannya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Lokasi pertama yang ditinjau adalah tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Megasari, Kecamatan Pulau Laut Utara, Senin (14/9/2026).
Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hendra Indrayana serta Camat Pulau Laut Utara Frida Yusiana. Peninjauan difokuskan pada kelancaran proses pemungutan dan penghitungan suara di lapangan.
Pilkades Serentak 2026 di Kotabaru diikuti 41 desa yang tersebar di 16 kecamatan. Jumlah itu menjadikan pelaksanaan tahun ini sebagai salah satu agenda pemilihan desa terbesar di wilayah tersebut.
Bupati menyebut peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan berjalan aman, tertib, demokratis, dan sesuai aturan. Ia juga berdialog dengan warga dan petugas di lokasi.
"Ini untuk memastikan pelaksanaan berjalan aman, tertib, demokratis dan sesuai aturan," kata Bupati Rusli.
Dalam dialognya dengan warga, Bupati berpesan agar kepala desa yang terpilih nanti mampu mengemban amanah dengan baik. Menurutnya, pemimpin desa menjadi harapan masyarakat dalam membangun kampungnya.
"Kepala desa terpilih adalah harapan masyarakat membangun Desa Megasari. Semoga bisa menjalankan tugas dengan baik," harapnya.
Ia juga mengapresiasi kinerja panitia, jajaran TNI-Polri, serta warga yang menjaga kondusivitas selama proses pemilihan berlangsung.
Pemkab Kotabaru menargetkan, dengan pilkades serentak ini roda pemerintahan desa bisa berjalan lebih efektif. Pelayanan publik di tingkat desa diharapkan ikut meningkat setelah kepala desa definitif terpilih.
Pilkades serentak menjadi momentum penataan kepemimpinan di 41 desa. Setelah tahapan pemungutan suara rampung, proses selanjutnya mengikuti mekanisme yang berlaku sebelum pelantikan kepala desa terpilih.