KALIMANTAN SELATAN — Penyanyi asal Kanada itu tak kuasa menahan tangis begitu membuka penampilan dengan lagu berbahasa Prancis era 1990-an, On ne change pas.
"Ini tentu saja air mata bahagia. Saya sangat senang melihat kalian," kata Dion sembari memberikan kecupan kepada penonton, dikutip dari AFP, Minggu (13/9).
Momen itu menandai comeback besar Dion setelah Stiff Person Syndrome memaksanya membatalkan sejumlah pertunjukan. Penyakit tersebut menimbulkan ketidakpastian apakah ia masih bisa manggung.
Stiff Person Syndrome merupakan kondisi yang tidak dapat disembuhkan dan dapat menyebabkan kekakuan serta kejang otot.
"Jalannya lebih berbatu dari yang diperkirakan. Tapi saya berpegang pada secercah cahaya di kejauhan, jauh di pegunungan," ujar Dion.
"Malam ini, saya ingin bernyanyi untuk kalian, bernyanyi untuk diri saya sendiri, bernyanyi untuk kehidupan," lanjutnya.
Kembalinya Dion disambut penggemar dari berbagai negara. Mereka memenuhi arena dengan pakaian berpayet, riasan gemerlap, hingga kaus bergambar Dion dan referensi dari lagu-lagu hitnya.
Seorang penggemar asal Quebec, Elisabeth Landry, mengaku sempat mengira Dion tidak akan kembali mengadakan konser.
"Rasanya tidak nyata bisa berada di sini!" kata Landry.
"Saya yakin kami tidak akan pernah melihatnya lagi, apalagi memulai rangkaian konser seperti ini," imbuhnya.
Harian Prancis Le Parisien melaporkan mantan ibu negara Amerika Serikat Michelle Obama termasuk penonton yang hadir. Beberapa jam sebelum konser, Dion juga menyapa penggemar yang menunggu di luar hotel tempatnya menginap, tak jauh dari Arc de Triomphe.
Paris turut merayakan comeback Dion lewat sejumlah acara selama beberapa hari, mulai dari kompetisi kostum, pesta karaoke, hingga pelayaran penghormatan di Sungai Seine.
Stasiun kereta komuter yang melayani arena konser bahkan untuk sementara berganti nama menjadi "Celine".
Dion dijadwalkan menggelar 26 konser dalam rangkaian turnya. Sebanyak 16 pertunjukan pada September dan Oktober telah terjual habis, sementara 10 konser lainnya dijadwalkan berlangsung pada Mei.
Kembalinya Dion ke panggung konser tunggal terjadi setelah ia sempat muncul dalam upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024. Saat itu, Dion tampil di Menara Eiffel membawakan Hymne à l'amour karya Edith Piaf.
Sepanjang sekitar empat dekade kariernya, Dion telah menjual sekitar 260 juta album berbahasa Inggris dan Prancis. Sejumlah lagu terkenalnya antara lain It's All Coming Back to Me Now dan Because You Loved Me.
Dion mengungkap