Motor Tua Jangan Asal Pakai Pertamax, Busi Juga Perlu Disesuaikan Biar Performa Optimal

Penulis: Udin Syamsul  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 02:12:31 WIB
Penggunaan Pertamax pada motor kompresi rendah perlu diimbangi dengan penyesuaian spesifikasi busi agar performa mesin tetap optimal.

KALIMANTAN SELATAN — Motor tua dengan rasio kompresi rendah kerap dianggap bisa langsung menenggak bahan bakar beroktan tinggi seperti Pertamax RON 92. Namun, anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Ada satu komponen krusial yang sering luput dari perhatian: busi.

Busi Lebih Dingin Jadi Kunci Saat Pakai BBM Oktan Tinggi

Menurut Endro Sutarno, People & Technical Development SiTEPAT, penggunaan Pertamax pada motor kompresi rendah harus dibarengi dengan penyesuaian spesifikasi busi. Ia mengatakan, busi sangat berpengaruh terhadap proses pembakaran di ruang mesin.

"Sebenarnya kalau mau pemakaian seperti itu, kita harus sesuaikan juga businya. Karena busi itu sangat berpengaruh ke pembakaran nantinya. Bahan bakarnya bagus, businya enggak tepat ya enggak bisa lari," kata Endro dalam keterangan yang dikutip dari Kompas.com (13/7/2026).

Akibat Pakai Busi Standar dengan BBM Oktan Tinggi

Jika karakter busi tidak sesuai, performa mesin justru bisa menurun meski sudah menggunakan BBM dengan kualitas lebih baik. Proses pembakaran menjadi tidak optimal, alih-alih mendapatkan tenaga tambahan, motor justru terasa lebih berat dan boros.

Endro menyarankan, bagi pemilik motor kompresi rendah yang ingin beralih ke Pertamax, pilihan busi sebaiknya mengarah ke tipe yang lebih dingin. Busi dengan tipe lebih dingin mampu membuang panas lebih cepat, sehingga suhu ruang bakar tetap terkendali saat menggunakan bahan bakar oktan tinggi.

Bukan Sekadar Ganti BBM, Tapi Sesuaikan Spesifikasi Mesin

Penyesuaian tidak hanya berhenti pada busi. Pemilik motor lawas juga perlu mempertimbangkan rasio kompresi mesin secara keseluruhan. Namun, langkah paling awal yang bisa dilakukan adalah memastikan busi yang terpasang sesuai dengan karakter bahan bakar yang digunakan.

Dengan kata lain, mengganti bahan bakar ke oktan lebih tinggi tanpa menyesuaikan komponen pendukung seperti busi hanya akan membuang uang. Performa tidak naik, konsumsi BBM pun bisa membengkak.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: gridoto.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top