BRI Region 3 Padang Bina 24.795 UMKM Lewat Rumah BUMN, 225 Ribu Lebih Melek Digital Lewat LinkUMKM

Penulis: Sofyan Basri  •  Senin, 25 Mei 2026 | 18:27:25 WIB
Regional CEO BRI Region 3 Padang, Riza Pahlevi, menegaskan pemberdayaan UMKM di Sumatra Barat melalui Rumah BUMN dan LinkUMKM.

KALIMANTAN SELATAN — Regional CEO BRI Region 3 Padang, Riza Pahlevi, menegaskan pihaknya terus menggenjot pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Sumatra Barat. Salah satu ujung tombaknya adalah optimalisasi Rumah BUMN dan portal digital LinkUMKM.

"Kami tidak hanya bicara soal pembiayaan. Pelaku UMKM perlu pendampingan terstruktur, akses pasar, dan literasi digital agar usahanya berkelanjutan," ujar Riza dalam kegiatan media briefing di Padang, Senin (25/5/2026).

Dua Rumah BUMN, Ratusan Pelatihan

BRI mengelola dua fasilitas inkubasi, yakni Rumah BUMN Bukittinggi dan Rumah BUMN Padang Panjang. Hingga April 2026, kedua tempat ini telah menjaring 24.795 UMKM binaan dengan total 1.017 program pelatihan.

Sepanjang 2026 saja, Rumah BUMN berhasil merekrut 4.178 UMKM baru dan menggelar 18 pelatihan tematik. Materinya mencakup perbaikan kemasan produk (rebranding), fasilitasi perizinan, hingga digitalisasi transaksi melalui pembukaan rekening dan QRIS BRI.

Desa BRILiaN dan Klaster Usaha: Dari Akar Rumput

Program pemberdayaan tidak berhenti di kota. Department Head Social Entrepreneurship and Incubation (SEI) BRI Region 3 Padang, Riana, memaparkan bahwa sebanyak 130 desa di wilayah kerjanya telah bergabung dalam program Desa BRILiaN. Program ini dirancang untuk menciptakan kemandirian ekonomi desa melalui penguatan tata kelola dan pengembangan usaha unggulan lokal.

Di sisi lain, pendekatan berbasis komunitas juga berjalan. BRI Region 3 Padang saat ini membina 1.220 Klaster Usaha. Melalui klaster ini, para pelaku usaha yang memiliki kesamaan produk atau wilayah didorong untuk saling bersinergi dan meningkatkan literasi bisnis secara kolektif.

LinkUMKM: 225 Ribu UMKM Sumbar Go Digital

Untuk menjawab tantangan era digital, BRI menghadirkan portal LinkUMKM. Platform ini menyediakan fitur penilaian mandiri kelas usaha, modul pelatihan, interaksi dengan pakar bisnis, hingga perluasan akses pasar.

Antusiasme pelaku usaha di Sumatra Barat cukup tinggi. Hingga April 2026, sebanyak 225.276 UMKM telah bergabung di portal tersebut. "Melalui LinkUMKM, pelaku usaha dapat mengakses edukasi dan jejaring bisnis tanpa sekat geografis," tambah Riana.

Riza Pahlevi menutup dengan optimisme. Menurutnya, seluruh program ini adalah upaya konkret BRI memperkuat ekonomi kerakyatan di Sumatra Barat. "Kami ingin UMKM naik kelas, jejaringnya meluas, dan usahanya tumbuh berkelanjutan," pungkasnya.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: padangkita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top