BANJARBARU — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor memprakirakan hujan sedang hingga lebat mengguyur wilayah utara dan barat Kalimantan Selatan pada 20 hingga 22 Mei 2026. Wilayah terdampak meliputi Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, dan Banjarbaru.
Prakirawan BMKG, Liesda Dwi Kartika, menyatakan kondisi cuaca pada periode tersebut secara umum didominasi berawan. Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 34 derajat Celcius dengan kelembapan 65 sampai 98 persen.
Peringatan dini dikeluarkan khusus pada 21 Mei 2026 malam hingga dini hari. Wilayah yang berpotensi mengalami hujan deras disertai kilat dan angin kencang meliputi Banjarmasin, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, dan Kotabaru.
BMKG juga memprediksi kondisi serupa akan meluas pada 23 hingga 24 Mei 2026 siang hingga sore hari, mencakup hampir seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan.
Selain cuaca ekstrem, BMKG mengingatkan potensi pasang air laut maksimum di Perairan Kotabaru pada 20 hingga 23 Mei 2026 pukul 06.00 hingga 10.00 WITA dengan ketinggian mencapai 3 meter. Potensi serupa juga diprakirakan terjadi di Perairan Sungai Barito pada 20 hingga 26 Mei 2026 pukul 08.00 hingga 15.00 WITA dengan tinggi air mencapai 3 meter.
BMKG mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim hujan ke musim kemarau. Periode ini dapat memicu hujan lebat mendadak, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.
Masyarakat diminta menjaga kesehatan, tidak membakar sampah sembarangan, serta rutin memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. Pada 23 sampai 26 Mei 2026, sebagian besar wilayah Kalsel diprakirakan berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang tetap ada di Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut.