BANJARMASIN — Ribuan warga Kota Banjarmasin memadati kawasan Tugu Nol Kilometer (Siring 0 Km), Minggu (19/7/2026) malam, untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026. Acara yang dikemas dalam konsep "Festival Rakyat" ini tak hanya menyedot animo masyarakat, tetapi juga melibatkan puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.
Pantauan di lapangan menunjukkan warga mulai berdatangan sejak sore hari. Banyak dari mereka mengenakan jersey tim kebanggaan dan membawa atribut pendukung. Suasana kian meriah saat pertandingan dimulai, dengan sorak-sorai yang menggema di sepanjang kawasan Siring 0 Km.
"Kalau nonton bersama ini lebih terasa sorakannya, lebih bisa berteriak untuk memberikan dukungan. Rasanya beda kalau nonton sendiri di rumah," ujar Wahyu, salah seorang warga yang hadir.
Momen nobar ini juga menjadi berkah bagi para pedagang kecil. Puluhan stan UMKM berjejer di sekitar lokasi, menjajakan aneka makanan dan minuman. Kehadiran ribuan pengunjung otomatis menggerakkan roda ekonomi lokal di malam akhir pekan itu.
Meski dipadati lautan manusia, situasi di Tugu Nol Kilometer terpantau kondusif. Petugas gabungan dari kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan disiagakan di titik-titik strategis. Mereka bertugas mengatur arus lalu lintas dan memastikan ketertiban selama acara berlangsung. Tidak ada insiden berarti yang dilaporkan sepanjang nobar.