BANJARBARU — Dicky Eka Putra menyerahkan langsung satu unit pompa air dan selang kepada BPK Mufakat RT 12 RW 4, Landasan Ulin Barat. Kelompok ini selama ini menjadi garda terdepan dalam memadamkan api saat musim kemarau tiba.
“Cuaca saat ini sudah memasuki musim kemarau. Karhutla mulai sering terjadi, sehingga kami menyerahkan bantuan ini agar kawan-kawan relawan lebih mudah melakukan pemadaman kebakaran,” ujar Dicky kepada Poros Kalimantan.
Tidak hanya pompa air, Dicky juga memberikan mesin pemotong rumput dan alat penyemprot kepada warga RT 13 Kelurahan Landasan Ulin Tengah. Peralatan ini diharapkan bisa digunakan untuk membersihkan lingkungan sekitar.
“Mesin pemotong rumput dapat digunakan saat membersihkan lingkungan, sedangkan pompa air diharapkan memperkuat kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi potensi karhutla,” tambahnya.
Dicky berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal demi kepentingan bersama. Perawatan alat menjadi kunci agar perlengkapan tetap siap pakai saat dibutuhkan mendadak.
Data hingga Kamis (16/7/2026) mencatat 49 kasus karhutla di Kota Banjarbaru. Total lahan yang terbakar mencapai 200,6 hektare. Angka ini menunjukkan bahwa kesiapsiagaan relawan di tingkat RT dan kelurahan menjadi krusial dalam menekan meluasnya kebakaran.