Damkar Polman Padamkan Empat Kebakaran Beruntun dalam 24 Jam, Bongkar Muat BBM Ilegal Jadi Ancaman Terbesar

Penulis: Toni Haryadi  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:22:02 WIB
Petugas Damkar Polman menjinakkan api yang melalap dua rumah semi permanen di Lingkungan Gaspol, Polewali, akibat korsleting listrik.

KALIMANTAN SELATAN — Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Polman, Imran, S.IP., M.M., mengonfirmasi bahwa rentetan kejadian ini menguji batas maksimal kesiapan personel. Kebakaran pertama terjadi di Lingkungan Gaspol, Jalan Mangundang, Kelurahan Polewali, melalap dua rumah semi permanen milik Wahida (55) dan Ade Makmur (47). Empat unit armada Damkar, satu unit tangki air Kodim 1402/Polman, dan satu unit meriam air Brimob dikerahkan. Api berhasil dipadamkan pukul 18.00 WITA. Hasil olah TKP Polres Polewali Mandar mengungkap bahwa pemicu awal yang diduga kebocoran gas ternyata adalah korsleting listrik dari meteran rumah korban.

Lahan Kering dan Kelalaian Warga di Wonomulyo

Belum sempat personel beristirahat, laporan kedua masuk pukul 19.25 WITA. Kebakaran lahan terjadi di belakang Masjid Nurul Huda Galeso, Sektor Wonomulyo. Satu unit armada tiba dalam waktu delapan menit dan berhasil meredakan api hanya dalam lima menit. Penyelidikan awal menunjukkan api dipicu oleh warga yang membakar sampah di dekat pohon aren. Tindakan cepat petugas mencegah rambatan api ke area perkebunan yang lebih luas.

Ancaman Ledakan Beruntun di Binuang

Ujian paling berat terjadi pada pukul 01.45 WITA di kawasan dekat SPBU Sarampu, Kecamatan Binuang. Tiga armada dengan 12 personel dikerahkan menanggapi kebakaran yang dipicu percikan api dari minibus saat bongkar muat BBM secara tidak standar. Situasi menjadi sangat kritis karena risiko ledakan beruntun, ancaman flashover, keterbatasan air akibat kemarau, dan asap pekat yang menyelimuti lokasi. Dengan teknik presisi, api berhasil dikuasai dalam 50 menit. Minibus hangus dan dua rumah mengalami rusak berat, namun petugas berhasil mencegah jangkauan api ke SPBU dan pemukiman padat penduduk di sekitarnya. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Korsleting Listrik di Pasar Terminal Lama

Menjelang fajar pukul 05.40 WITA, alarm kembali berbunyi. Kebakaran melanda Toko Bassi 99 di Kompleks Pasar Terminal Lama, Jalan Poros Majene-Mamuju. Tiga armada dengan 18 personel tiba dalam waktu lima menit. Api diduga kuat dipicu korsleting listrik di bangunan tua milik Hj. Nurjannah (55). Petugas sukses memadamkan api dalam 16 menit dan menyelamatkan bangunan lain yang berdempetan di kawasan pasar tersebut.

Imbauan Tegas: Hentikan Praktik Bongkar Muat BBM Ilegal

Imran memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Regu B. “Daya juang dan profesionalisme personel adalah bukti nyata komitmen kemanusiaan. Mulai dari pemukiman, lahan kering, hingga risiko tinggi di lokasi BBM, semuanya dijalankan dengan sigap tanpa korban jiwa,” tegasnya. Ia mendesak masyarakat untuk menindaklanjuti temuan kejadian ini secara serius. “Hentikan praktik berbahaya seperti bongkar muat BBM tanpa standar keamanan. Periksa juga usia instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Musim kemarau dan angin kencang akan mengubah percikan kecil menjadi bencana besar jika tidak waspada,” imbaunya.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: simpulrakyat.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top