TABALONG — Pemerintah Kabupaten Tabalong berencana memberikan seragam sekolah gratis bagi seluruh pelajar di daerah itu sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan. Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menyebut program ini dirancang untuk meringankan beban orang tua dan meningkatkan semangat belajar anak-anak.
Rencana itu disampaikan Bupati saat membuka pelatihan pemutakhiran data pendidik dan tenaga kependidikan pada aplikasi Dapodik serta pembekalan Pendidikan Profesi Guru tahun 2026, Selasa (7/7/2026) di Auditorium Ashabul Kahfi.
Bupati mengakui program seragam gratis ini masih dalam tahap perancangan. Ia bersama Wakil Bupati Judid sedang mematangkan skema pelaksanaannya.
“Kita insyaallah, kami dengan Pak Judid sedang merancang. Mudah-mudahan untuk memotivasi anak-anak kita sekolah semua, memotivasi. Insyaallah nanti, tapi belum ya. Nanti insyaallah ini segera kami lakukan biar anak-anak kita untuk tahun ini, insyaallah kita akan memberikan seragam gratis ke semua anak-anak,” ujar Muhammad Noor Rifani.
Selain seragam gratis, Pemkab Tabalong juga menyiapkan program beasiswa yang menyasar dua kelompok sasaran. Pertama, beasiswa bagi siswa berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Kedua, beasiswa khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan.
Kebijakan ini merupakan respons terhadap masih adanya anak usia sekolah yang putus sekolah karena faktor biaya. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap anak di Tabalong mendapat kesempatan belajar yang setara.
Bupati menegaskan bahwa seluruh program dukungan pendidikan ini bukan sekadar bantuan jangka pendek. Lebih dari itu, pemerintah daerah menargetkan peningkatan angka partisipasi sekolah secara signifikan.
“Melalui langkah ini, pemerintah berharap pendidikan dapat menjadi jalan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan di masa depan,” kata Bupati dalam sambutannya.
Pelatihan pemutakhiran data Dapodik yang digelar bersamaan dengan pembekalan PPG ini menjadi salah satu fondasi teknis agar data penerima manfaat program pendidikan lebih akurat. Data pendidik dan tenaga kependidikan yang mutakhir diharapkan mempermudah distribusi bantuan tepat sasaran.