Bandara Syamsudin Noor Salurkan Bantuan Rp 319,6 Juta untuk Empat Sektor di Banjarbaru, Fokus pada Stunting dan Pendidikan

Penulis: Sofyan Basri  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 20:07:31 WIB
Manajemen Bandara Syamsudin Noor menyerahkan bantuan TJSL senilai Rp 319,6 juta kepada Pemerintah Kota Banjarbaru di Puskesmas Landasan Ulin.

BANJARBARU — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor kembali menyalurkan dana program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp 319.625.000 di Kota Banjarbaru. Bantuan ini mencakup empat sektor prioritas: kesehatan, pendidikan, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas hunian masyarakat.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh General Manager bandara kepada Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaty, di Puskesmas Landasan Ulin pada Selasa (14/1). Program ini merupakan bagian dari inisiatif TJSL InJourney yang digulirkan perusahaan pelat merah tersebut.

Anggaran Terbesar untuk Program Penurunan Stunting

Dari total dana yang digelontorkan, alokasi terbesar mencapai Rp 164.625.000 melalui program InJourney Lawan Stunting. Bantuan berupa paket pemenuhan gizi yang terdiri dari susu diberikan kepada 127 anak di Kota Banjarbaru. Langkah ini menjadi dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting.

Dukungan Pendidikan: Perbaikan Halaman Sekolah dan Panggung Seni

Di sektor pendidikan, perusahaan mengucurkan dana sebesar Rp 30 juta untuk perbaikan halaman SDN 3 Landasan Ulin Utara. Tujuannya menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi peserta didik. Selain itu, bantuan senilai Rp 50 juta dialokasikan untuk pembangunan panggung sekolah di SMP Negeri 15 Banjarbaru. Panggung ini diharapkan menjadi sarana kegiatan seni, budaya, dan pengembangan kreativitas siswa.

Peduli Lingkungan: Mesin Pencacah Sampah untuk Pengelolaan Berbasis Masyarakat

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, PT Angkasa Pura Indonesia menyerahkan bantuan mesin pencacah sampah senilai Rp 25 juta kepada LPM Guntung Payung, Desa Guntung Damar. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat, mengurangi timbulan sampah, sekaligus memberikan nilai ekonomi dari pengolahan sampah organik.

Renovasi Rumah Layak Huni Senilai Rp 50 Juta

Melalui program InJourney Airports Rumah Layak Huni, perusahaan menyalurkan bantuan renovasi rumah senilai Rp 50 juta kepada warga yang membutuhkan. Program ini merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam membantu meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat agar lebih sehat, aman, dan layak huni.

Komitmen Berkelanjutan untuk Masyarakat Banjarbaru

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menyatakan bahwa keberhasilan program TJSL tidak terlepas dari kolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjarbaru, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, dan masyarakat. "Kolaborasi ini menjadi modal penting dalam menghadirkan program-program sosial yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata," ujarnya.

Program TJSL ini merupakan implementasi komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada tujuan Tanpa Kemiskinan, Kehidupan Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Berkualitas, serta Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Ke depan, perusahaan berencana memperkuat program agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: metro7.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top