KALIMANTAN SELATAN — Pendaftaran desain industri Avatr 07L tercantum dalam Berita Resmi Desain Industri No. 53/DI/2026. Paten diajukan langsung oleh Avatr Technology yang berdomisili di Chongqing, Cina. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Changan serius memperluas lini produk elektrifikasinya di pasar Tanah Air setelah sebelumnya memperkenalkan Avatr 07 saat pertama kali masuk Indonesia.
Bukan Sekadar Facelift, Ini Penerus Avatr 07
Berbeda dari varian sebelumnya yang dijual dengan nama Avatr 07, kehadiran 07L diyakini membawa sejumlah ubahan signifikan. Keran pemesanan model ini baru saja dibuka di Tiongkok, menandakan siklus peluncuran global yang berdekatan dengan pendaftaran paten di Indonesia.
Dari data yang dihimpun, Avatr 07L pada tahap awal hanya ditawarkan dalam opsi Battery Electric Vehicle (BEV). Namun, dokumen dari Chinese Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) mengungkapkan bahwa pabrikan juga menyiapkan varian Range Extender Electric Vehicle (REEV) untuk pasar global.
Dua Varian Mesin: Dari 409 HP hingga 955 HP
Avatr 07L dirancang sebagai Sport Utility Vehicle (SUV) berperforma tinggi dengan ukuran kompak. Konsumen nantinya dihadapkan pada dua pilihan powertrain yang kontras jauh.
- Avatr 07L Max+ (Entry Level): Ditenagai satu motor elektrik penggerak roda belakang yang menghasilkan tenaga 305 kW atau setara 409 hp.
- Varian Tertinggi: Mengandalkan tiga motor elektrik dengan total output tenaga mencapai 712 kW atau setara 955 hp.
Selisih tenaga yang besar ini menegaskan posisi Avatr 07L sebagai kendaraan premium yang mengedepankan performa, bukan sekadar kendaraan listrik harian biasa.
Strategi Changan di Segmen Premium Indonesia
Langkah Changan mendaftarkan Avatr 07L menunjukkan keseriusan mereka membangun merek di segmen atas. Sebelumnya, kehadiran Avatr 07 pada 2025 sudah menjadi fondasi awal untuk mengenalkan sub-merek ini kepada konsumen Indonesia.
Dengan hadirnya 07L, persaingan di segmen SUV listrik premium dipastikan semakin ketat. Denza yang juga merupakan bagian dari ekosistem BYD akan menjadi pesaing terdekat, di samping pemain lama seperti Lexus dan BMW yang sudah lebih dulu menguasai pasar mobil mewah di Indonesia.
Belum ada keterangan resmi mengenai waktu peluncuran dan harga Avatr 07L di Indonesia. Namun, pendaftaran paten yang sudah masuk tahap publikasi ini menjadi indikasi awal bahwa proses homologasi dan persiapan peluncuran sedang berjalan di belakang layar.