TANJUNG — Sebanyak 270 petugas pendata lapangan dari BPS Tabalong mulai bergerak pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 untuk menyisir setiap sudut usaha di kabupaten ini. Mereka telah menjalani pelatihan khusus sebelum diterjunkan ke lapangan.
Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, yang bertindak sebagai pembina apel dalam pencanangan tersebut, menegaskan bahwa data yang dikumpulkan sangat krusial bagi perencanaan pembangunan daerah.
Mengapa Data Ekonomi Mikro Jadi Prioritas?
Rifani menjelaskan bahwa perkembangan ekonomi saat ini berlangsung sangat cepat, terutama dengan kemajuan teknologi digital dan perubahan pola konsumsi masyarakat. “Tentu saja data-data yang dihasilkan nanti akan menjadi bahan utama pemerintah dalam mengambil kebijakan yang strategis,” ujarnya dalam sambutan.
Ia menambahkan, Kabupaten Tabalong memiliki potensi ekonomi yang besar, mulai dari sektor UMKM, perdagangan, jasa, hingga usaha-usaha baru yang terus bermunculan. “Potensi ini perlu dipetakan dengan baik agar kebijakan pembangunan ke depan bisa tepat sasaran,” jelasnya.
Lima Poin Komitmen dalam Deklarasi SE 2026
Dalam kesempatan yang sama, dibacakan Deklarasi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang memuat lima poin komitmen bersama. Isi deklarasi tersebut mencakup dukungan penuh dari pemerintah daerah hingga partisipasi aktif pelaku usaha dalam memberikan data yang jujur dan akurat.
Setelah pembacaan deklarasi, Bupati bersama Kepala BPS Tabalong, Husnalia, menyematkan atribut tanda petugas SE 2026 kepada perwakilan petugas sensus. Atribut ini menjadi tanda resmi bahwa mereka adalah petugas terverifikasi yang berhak melakukan pendataan.
Dampak Sensus bagi Pelaku Usaha di Tabalong
Melalui sensus ini, pemerintah berharap memperoleh gambaran menyeluruh mengenai perkembangan usaha di daerah. “Data tersebut akan menjadi landasan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat dunia usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Rifani.
Bagi pelaku UMKM dan usaha kecil di Tabalong, hasil sensus ini akan digunakan untuk menyusun program bantuan modal, pelatihan, hingga perluasan akses pasar yang lebih terarah. Pendataan dilakukan secara door-to door oleh petugas yang telah dibekali formulir digital.