Pencarian

DPRD Hulu Sungai Tengah Tinjau Pembinaan Warga Binaan di Lapas Perempuan Martapura, Ada Sesi Diskusi dan Curhat

Sabtu, 30 Mei 2026 • 16:34:50 WIB
DPRD Hulu Sungai Tengah Tinjau Pembinaan Warga Binaan di Lapas Perempuan Martapura, Ada Sesi Diskusi dan Curhat
Rombongan DPRD Hulu Sungai Tengah meninjau fasilitas pembinaan di Lapas Perempuan Martapura.

MARTAPURA — Sebanyak delapan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang terdiri dari Wakil Ketua DPRD, anggota Komisi III, serta Wakil Ketua Komisi II, menyambangi Lapas Perempuan Martapura. Mereka ingin melihat langsung bagaimana proses pembinaan berjalan, mulai dari pelatihan keterampilan hingga pelayanan kesehatan bagi warga binaan.

Dapur, Klinik, hingga Bengkel Kerja Jadi Titik Tinjauan

Rombongan tidak hanya mendengar pemaparan di ruang pertemuan. Mereka diajak berkeliling ke sejumlah fasilitas vital. Mulai dari dapur yang menjadi pusat penyiapan makanan, klinik untuk layanan kesehatan, hingga bengkel kerja yang menjadi tempat warga binaan mengasah keterampilan.

Kasubbag Tata Usaha Lapas Perempuan Martapura, Prayitno, menyebut kunjungan ini sebagai momentum memperkuat sinergi. “Semoga kegiatan ini membuka peluang kerja sama melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Beri Motivasi Langsung ke Warga Binaan

Wakil Ketua DPRD Kabupaten HST, Tajudin, tidak hanya berdialog dengan pejabat lapas. Ia juga menyempatkan diri memberikan motivasi kepada para warga binaan. “Tetap semangat menjalani proses pembinaan dan manfaatkan setiap keterampilan yang diberikan sebagai bekal untuk masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Pesan itu disampaikan di tengah sesi diskusi yang berlangsung hangat. Salah seorang warga binaan berinisial S bahkan menyampaikan aspirasi pribadinya dan mendapat respons positif dari rombongan DPRD.

Apa yang Dicari Warga dari Kunjungan DPRD ke Lapas?

Bagi publik, kunjungan semacam ini kerap menimbulkan pertanyaan: apakah hanya seremonial belaka? Namun, dalam kunjungan kali ini, DPRD HST menunjukkan pendekatan yang lebih substantif. Mereka tidak hanya mengecek anggaran atau program, tetapi juga mendengar langsung keluhan dan harapan dari warga binaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Tidak ada agenda politis yang dibahas, fokus utama tetap pada peningkatan kualitas pembinaan dan pelayanan di lembaga pemasyarakatan.

Apakah kunjungan ini akan ditindaklanjuti dengan kerja sama resmi?

Pihak Lapas Perempuan Martapura menyatakan harapan agar kunjungan ini bisa berujung pada penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kerja sama itu diharapkan mencakup program pelatihan vokasi dan dukungan reintegrasi sosial bagi warga binaan pasca-masa hukuman.

Siapa saja yang hadir dalam rombongan DPRD HST?

Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten HST, Tajudin, didampingi anggota Komisi III dan Wakil Ketua Komisi II. Mereka disambut langsung oleh seluruh pejabat eselon IV dan jajaran staf Lapas Perempuan Martapura.

Mengapa pembinaan keterampilan di lapas penting bagi warga?

Program seperti bengkel kerja dan pelatihan mandiri bertujuan membekali warga binaan dengan keahlian nyata. Harapannya, setelah bebas, mereka memiliki modal untuk mencari nafkah dan tidak kembali ke jalur kriminal. Kunjungan DPRD kali ini menjadi bentuk pengawasan sekaligus dukungan moral terhadap program tersebut.

Bagikan
Sumber: wartanesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks