TANJUNG — Pemerintah Kabupaten Tabalong mengukuhkan posisinya di jajaran elit pemerintahan daerah Kalimantan dengan meraih penghargaan Terbaik II dalam upaya menekan angka pengangguran terbuka. Apresiasi ini diberikan langsung dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan yang digelar di Platinum Hotel & Convention Hall, Balikpapan, baru-baru ini.
Penghargaan yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Majalah Tempo tersebut menempatkan Tabalong tepat di bawah Kabupaten Barito Utara yang meraih posisi pertama. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Kabupaten Murung Raya. Penilaian kompetisi ini menitikberatkan pada aspek perencanaan program, dukungan anggaran, hingga dampak nyata inovasi daerah terhadap masyarakat.
Tabalong Ungguli Murung Raya dalam Capaian Kinerja Makro
Keberhasilan ini didorong oleh integrasi program unggulan bertajuk Tabalong SMaRT yang menyasar langsung pada akar persoalan ketenagakerjaan. Fokus utama pemerintah daerah terletak pada penciptaan tenaga kerja terampil yang siap diserap oleh pasar industri maupun sektor mandiri.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian hadir langsung dalam seremoni tersebut didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Kehadiran jajaran menteri tersebut menegaskan bahwa indikator penurunan pengangguran menjadi variabel krusial dalam penilaian kinerja kepala daerah di tingkat nasional.
Inovasi Tabalong SMaRT Jadi Kunci Serapan Tenaga Kerja
Bupati Tabalong H. Muhammad Noor Rifani menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan cerminan dari kerja kolektif lintas sektor. Sejumlah instrumen kebijakan seperti pemberian beasiswa, pelatihan keterampilan teknis, hingga skema pembiayaan bagi pelaku UMKM dan petani menjadi pilar utama penurunan angka pengangguran.
"Kami berterima kasih atas dukungan dan sinergi seluruh pihak, termasuk dunia usaha, pemangku kepentingan, dan masyarakat," ujar Muhammad Noor Rifani saat memberikan keterangan terkait capaian tersebut.
Ia menambahkan, keberlanjutan program menjadi target prioritas ke depan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas akses permodalan bagi usaha mikro serta memastikan lulusan pelatihan tenaga kerja mendapatkan kanal penempatan yang tepat. Sinergi dengan dunia usaha di Kalimantan Selatan diharapkan mampu mempertahankan tren positif pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.
Penghargaan ini sekaligus memperkuat posisi Tabalong sebagai salah satu kabupaten di Kalimantan Selatan yang paling progresif dalam merespons tantangan ekonomi pascapandemi dan dinamika pembangunan kawasan industri di Kalimantan.