BANJARMASIN — Sepanjang Mei 2026, DPRD Kota Banjarmasin menggelar serangkaian kegiatan yang menyentuh langsung kepentingan warga. Dari rapat paripurna hingga pengawasan lapangan, dewan merespons kebutuhan masyarakat melalui sejumlah keputusan dan program baru.
Empat Agenda Utama DPRD Banjarmasin
Pertama, DPRD menggelar Rapat Paripurna dengan dua agenda besar. Detail materi rapat belum dirilis secara lengkap. Kedua, anggota DPRD Deddy Sopian mengajak masyarakat Banjarmasin Barat untuk memulai sebuah inisiatif baru, meski rincian program belum dijelaskan lebih lanjut.
Komisi II dan III Bergerak: Fasilitasi Pedagang hingga Perketat Pengawasan
Agenda ketiga berasal dari Komisi II yang memfasilitasi Persatuan Pedagang Pasar. Langkah ini memperkuat komunikasi antara pedagang dan pemkot, terutama dalam menjaga stabilitas harga serta kebersihan lingkungan pasar. Sementara itu, Komisi III DPRD memperketat pengawasan terhadap program-program pemkot. Mereka memastikan tidak ada kebocoran anggaran atau penyimpangan di lapangan.
Dana Operasional RT Naik, 1.582 Rukun Tetangga Terdampak
Pemerintah Kota Banjarmasin menaikkan dana operasional bagi 1.582 Rukun Tetangga (RT) di seluruh kota. Para ketua RT menyambut positif kebijakan ini, yang selama ini mengeluhkan minimnya anggaran untuk kegiatan warga. Meski nominal kenaikan belum diumumkan secara resmi, langkah ini dinilai sebagai bentuk perhatian pemkot terhadap pelayanan publik tingkat bawah.
Mengapa Pengawasan Pasar Menjadi Prioritas?
Komisi III memperketat pengawasan pasar bukan tanpa alasan. Lonjakan harga kebutuhan pokok beberapa waktu lalu menjadi pemicu utama. Anggota dewan ingin memastikan distribusi barang berjalan lancar tanpa praktik curang yang merugikan konsumen.
“Kami ingin pasar di Banjarmasin benar-benar menjadi tempat yang adil bagi pedagang dan pembeli,” demikian pernyataan yang mengemuka dalam pertemuan internal komisi.
Seluruh rangkaian kegiatan ini menunjukkan DPRD Banjarmasin tidak hanya bekerja di gedung parlemen, tetapi juga turun langsung menjaring aspirasi dan mengawasi jalannya pemerintahan. Publik kini menanti realisasi setiap janji dan program yang dicanangkan sepanjang Mei 2026.