Penghargaan diterima langsung Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli dari Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan, Selasa (5/5). Acara yang disaksikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ini menilai kemampuan daerah dalam menerapkan konsep entrepreneur government — pendekatan inovatif menggali dan mengelola sumber pembiayaan pembangunan secara kreatif dan berkelanjutan.
Mengapa Kotabaru Ungguli 12 Kabupaten Se-Kalimantan?
Kotabaru bersaing dengan 12 kabupaten yang tergabung dalam Regional II Kalimantan. Posisi kedua ditempati Kabupaten Hulu Sungai Selatan, disusul Kota Waringin Barat di posisi ketiga. Untuk kategori kota, Kota Samarinda dan Kota Palangkaraya masing-masing menduduki peringkat pertama dan kedua, sementara tingkat provinsi diraih Kalimantan Utara.
Penilaian tidak hanya berdasarkan satu indikator. Kemendagri menetapkan empat kategori utama: penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, serta creative financing. Kotabaru unggul di kategori terakhir berkat terobosan dalam pengelolaan pajak daerah, retribusi, BUMD, dan kerja sama dengan badan usaha.
Insentif Rp 3 Miliar untuk Inovasi Berkelanjutan
Selain piagam penghargaan, juara pertama mendapat insentif fiskal Rp 3 miliar. Juara kedua memperoleh Rp 2 miliar, dan juara ketiga Rp 1 miliar. Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli menyebut penghargaan ini sebagai kepercayaan dari pemerintah pusat.
"Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan sebuah kepercayaan dari Kemendagri kepada Pemda Kotabaru yang mana ini semua merupakan kolaborasi antara Pemda Kotabaru serta jajarannya, Forkopimda, stakeholder terkait, dan seluruh masyarakat Kabupaten Kotabaru," ujarnya dalam keterangan resmi.
Pajak Daerah, BUMD, dan CSR Jadi Prioritas
Bupati Rusli menegaskan agenda inovasi tidak berhenti di sini. Pemerintah daerah akan terus meningkatkan inovasi pajak daerah dan retribusi daerah, pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), optimalisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR), serta penerapan kerja sama daerah dengan badan usaha.
Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Safruddin yang turut hadir di Balikpapan menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program Bupati Rusli demi kemajuan dan kemaslahatan masyarakat Bumi Saijaan.
Mendagri: Publikasi Capaian Daerah Itu Penting
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan penghargaan ini bertujuan menciptakan iklim kompetitif yang sehat antarkepala daerah. Ia menekankan bahwa popularitas dan elektabilitas kepala daerah juga penting, namun capaian positif setiap daerah harus dipublikasikan agar diketahui masyarakat luas.
"Tantangan ini tidaklah mudah. Oleh karenanya, capaian positif setiap daerah harus dipublikasikan agar dapat diketahui masyarakat luas. Bagi daerah yang belum mendapatkan penghargaan, jangan berkecil hati, terus berusaha dengan lebih baik lagi untuk memajukan daerah masing-masing," kata Tito.
Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi ini merupakan kali kedua digelar. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Sumatra sebagai Regional I, dan akan dilanjutkan di empat regional lainnya.