Pencarian

19 Warga Balangan Keracunan Usai Santap Nasi Uduk Arisan, Satu Pasien Dilarikan ke Barabai

Minggu, 10 Mei 2026 • 23:00:44 WIB
19 Warga Balangan Keracunan Usai Santap Nasi Uduk Arisan, Satu Pasien Dilarikan ke Barabai
warga Balangan mengalami keracunan usai mengonsumsi nasi uduk pada acara arisan yasinan.

PARINGIN — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Kandang Haji Balangan mencatat lonjakan jumlah pasien yang diduga menjadi korban keracunan makanan. Hingga Minggu (10/5/2026), total warga yang datang dengan keluhan medis mencapai 19 orang.

Para korban merupakan peserta kegiatan arisan yasinan yang digelar di salah satu perumahan di Kabupaten Balangan. Mereka mulai merasakan gejala tidak sehat beberapa saat setelah mengonsumsi hidangan yang disajikan dalam acara tersebut.

Data Pasien: Mayoritas Dewasa dan Satu Anak Mengalami Gejala Akut

Perwakilan RSUD Datu Kandang Haji Balangan, Erma Emilda, mengungkapkan bahwa para pasien masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) secara bertahap sejak tanggal 7 hingga 8 Mei. Dari total pasien yang terdata, sebagian besar merupakan kelompok usia dewasa.

“Saat ini sudah terdata 19 korban yang datang dengan keluhan nyeri perut, mual muntah, BAB cair hingga gejala pusing,” kata Erma Emilda di Paringin, Minggu (10/5/2026).

Rincian pasien yang masuk ke IGD pada periode awal berjumlah 10 orang, terdiri dari sembilan orang dewasa dan satu remaja berusia 16 tahun. Tim medis langsung melakukan penanganan darurat untuk menstabilkan kondisi fisik para korban yang lemas akibat dehidrasi.

Satu Korban Dirujuk ke Barabai Akibat Kapasitas Tempat Tidur Penuh

Manajemen RSUD Datu Kandang Haji Balangan mengonfirmasi bahwa dari belasan pasien tersebut, lima orang harus menjalani rawat inap. Sementara itu, empat orang lainnya sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan di rumah masing-masing.

Keterbatasan fasilitas di rumah sakit setempat membuat satu orang pasien harus dipindahkan ke fasilitas kesehatan di daerah tetangga. Pasien tersebut dirujuk ke RS Barabai di Kabupaten Hulu Sungai Tengah karena ketersediaan tempat tidur di RSUD Balangan sudah tidak mencukupi.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun tim medis dari para korban, mereka mencurigai menu nasi uduk sebagai penyebab utama munculnya gejala keracunan. Hidangan tersebut merupakan menu utama yang disediakan oleh tuan rumah pada kegiatan arisan yasinan di kompleks perumahan itu.

Polsek Paringin Amankan Lokasi dan Prioritaskan Keselamatan Korban

Aparat kepolisian dari Polsek Paringin telah turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan awal terkait insiden medis ini. Polisi mengonfirmasi bahwa kejadian ini terjadi di wilayah hukum Polsek Paringin dan melibatkan warga di lingkungan perumahan setempat.

Kapolsek Paringin, Ipda Faizal R Umasugi, menyatakan pihaknya telah menerima laporan resmi dan sedang berkoordinasi dengan unsur terkait untuk menangani situasi di lokasi kejadian.

“Jadi memang benar kami menerima ada informasi terkait dugaan keracunan massal yang terjadi di wilayah hukum kami,” ujar Faizal.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh warga yang terdampak mendapatkan pertolongan medis yang memadai. Polsek Paringin bersama instansi terkait terus memantau perkembangan kondisi kesehatan para korban yang masih dirawat.

Bagikan
Sumber: kalimantanpost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks