KOTABARU — Pemerintah Kabupaten Kotabaru mengajak jajaran pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kotabaru – Tanah Bumbu periode terbaru untuk memperkuat peran sebagai mitra pembangunan. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai krusial guna mengakselerasi visi "Kotabaru Hebat" yang dicanangkan pemerintah daerah.
Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru dalam prosesi pelantikan pengurus HMI. Menurutnya, organisasi mahasiswa memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nilai kebangsaan sekaligus menjadi motor penggerak intelektualitas di daerah.
Fokus Pembangunan: HMI Sebagai Mitra Kritis dan Konstruktif
Pemerintah daerah memandang kehadiran HMI bukan sekadar organisasi kepemudaan biasa, melainkan elemen masyarakat yang memiliki daya kritis tinggi. Syairi menegaskan bahwa dinamika pemikiran dari kalangan mahasiswa sangat dibutuhkan untuk mengawal kebijakan publik di Kabupaten Kotabaru.
“HMI diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah yang kritis namun tetap konstruktif. Saya berharap pengurus yang baru dilantik mampu menjaga solidaritas organisasi, meningkatkan kapasitas diri, serta aktif dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Syairi Mukhlis di hadapan para kader.
Ia menambahkan, pengurus yang baru mengemban amanah harus mampu meningkatkan kapasitas diri agar program-program yang disusun nantinya sejalan dengan kebutuhan masyarakat lokal. Solidaritas internal organisasi juga menjadi kunci agar HMI tetap konsisten dalam jalur pergerakan sosial dan intelektual.
Regenerasi Kepemimpinan di Masjid Apung Siring Laut
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Masjid Apung Siring Laut, Sabtu (9/5/2026). Lokasi ini dipilih sebagai simbol semangat baru bagi organisasi mahasiswa tertua di Indonesia tersebut dalam memulai masa bakti teranyar mereka di wilayah pesisir Kalimantan Selatan.
Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, Lutfi Ali, yang hadir mewakili Ketua DPRD, memberikan apresiasi atas keberhasilan HMI dalam menjalankan mekanisme organisasi. Ia menilai pelantikan ini merupakan indikator utama bahwa proses kaderisasi di tubuh HMI Kotabaru berjalan sesuai jalurnya.
“Pelantikan ini menunjukkan adanya proses pengkaderan, sehingga ada regenerasi dalam melanjutkan organisasi. Kami berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Lutfi Ali.
Dorongan DPRD Terhadap Kemitraan Strategis
Selain soal regenerasi, Lutfi Ali menyoroti pentingnya program kerja yang berdampak luas. DPRD Kotabaru mendorong agar pengurus HMI segera menyusun agenda strategis yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) di daerah, terutama dalam sektor pembangunan sosial dan sumber daya manusia.
Lutfi menekankan bahwa kemitraan dengan pemerintah daerah akan membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara teknis maupun pemikiran. Visi pembangunan daerah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan kelompok intelektual muda.
“Ke depan perlu ada kerja sama dan kemitraan dengan para stakeholder, khususnya pemerintah daerah dalam pelaksanaan kegiatan nantinya. Kami berharap program-program tersebut bisa berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Kotabaru,” pungkas Lutfi.