TANJUNG — Pawai ta'aruf menjadi penanda dimulainya Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-51 Tingkat Kabupaten Tabalong Tahun 2026. Rute peserta dimulai dari Masjid Nurul Yakin, melintasi Desa Telaga Itar, Desa Ampukung, Desa Sungai Rukam, Desa Tamunti, dan berakhir di MAN 3 Tabalong.
Konsep pawai tahun ini berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Rombongan kafilah yang berjalan kaki dipadukan dengan mobil hias bernuansa religius, memberi warna tersendiri sepanjang jalur yang dilalui.
Pemerintah Kecamatan Banua Lawas bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan tahun ini. Sebanyak 12 kecamatan mengirimkan kafilahnya masing-masing untuk mengikuti rangkaian MTQ.
Bupati Tabalong H. Muhammad Noor Rifani melepas langsung rombongan pawai. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Banua Lawas, jajaran LPTQ, panitia pelaksana, dan masyarakat yang telah mempersiapkan acara.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabalong, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah. Saya juga berterima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Banua Lawas selaku tuan rumah, jajaran LPTQ, panitia pelaksana, serta seluruh masyarakat yang telah mempersiapkan penyelenggaraan MTQ tahun ini," ujar Rifani.
Rifani berharap momentum pawai ta'aruf dimanfaatkan seluruh kafilah untuk saling mengenal dan mempererat tali silaturahmi. Persaingan dalam perlombaan, menurutnya, tidak boleh merenggangkan kebersamaan antar-kecamatan.
"Mari kita jadikan perbedaan asal kecamatan dan persaingan dalam perlombaan sebagai sesuatu yang justru mempererat kebersamaan. Kita semua adalah bagian dari keluarga besar Kabupaten Tabalong yang memiliki tujuan sama, yaitu membangun masyarakat yang semakin dekat dengan Al-Qur'an," tambahnya.
Ia juga menekankan agar Al-Qur'an tidak sekadar dibaca dan dilombakan. Nilai-nilainya perlu dipahami, dihayati, dan dijadikan pedoman hidup sehari-hari.
Penyelenggaraan MTQ dihubungkan dengan upaya mewujudkan Tabalong SMaRT. Bupati menyebut pembangunan masyarakat religius dan berakhlak mulia sebagai bagian dari visi tersebut.
"Hal ini sejalan dengan upaya kita mewujudkan Tabalong SMaRT, khususnya dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari," pungkasnya.
Para peserta MTQ diharapkan menjadi inspirasi bagi keluarga dan lingkungan sekitar untuk semakin mencintai Al-Qur'an. Rangkaian MTQ Tabalong berlangsung empat hari sejak pawai ta'aruf dilepas.