TANJUNG — Kepastian beasiswa itu keluar dari mulut Bupati di hadapan para siswa dan guru yang memadati peringatan HUT SMPN 1 Tanjung. Ia menyebut bantuan akan diberikan langsung, bukan lewat perantara.
”Beasiswa juara ranking 1, 2, dan 3 akan dapat beasiswa. November nanti akan dikasih, nanti Bapak ke sini ngasih untuk juara-juara. Yang kurang mampu juga akan dibantu,” ujar Bupati yang akrab disapa Haji Fani.
Program ini menyasar dua kelompok sekaligus. Pertama, siswa yang menempati ranking 1, 2, dan 3 di kelasnya. Kedua, pelajar dari keluarga kurang mampu yang selama ini kesulitan menutup biaya sekolah.
Haji Fani belum merinci besaran nominal maupun jumlah penerima. Yang ditegaskan hanya waktu penyerahan: November, bertepatan dengan kunjungan berikutnya ke sekolah tersebut.
Di bidang lain, Pemkab Tabalong menyiapkan lompatan digitalisasi pendidikan. Bupati menargetkan 14 sekolah di Tabalong meraih status Sekolah Rujukan Google (SRG) pada tahun depan.
SMPN 1 Tanjung diminta jadi salah satunya. ”Tahun depan selambat-lambatnya ada 14 sekolah. SMP 1 Tanjung harus menjadi Sekolah Rujukan Google nantinya. Biar anak-anak Tabalong makin smart dan cerdas,” tegasnya.
Status SRG umumnya menuntut sekolah mengadopsi perangkat dan platform digital dalam proses belajar-mengajar. Belum ada keterangan resmi soal kesiapan sarana dan pelatihan guru di SMPN 1 Tanjung untuk memenuhi syarat tersebut.
Perayaan HUT kali ini menyentuh sisi pribadi orang nomor satu di Tabalong. Haji Fani mengaku pernah menuntut ilmu di sekolah itu 38 tahun silam.
Kenangan itu ia pakai untuk memantik semangat siswa. ”Bapak dulu 38 tahun yang lalu berada di sini seperti kalian juga. Kata kuncinya adalah kalian tetap harus belajar. Tidak ada orang sukses tanpa belajar. Tidak ada orang sukses tanpa disiplin,” pesannya.
Kunjungan Bupati ke Kelurahan Tanjung ini disebut sebagai ajang silaturahmi sekaligus pembuka jalan bagi sejumlah program pendidikan yang bakal berjalan tahun depan.