BANJARBARU — Proses verifikasi lapangan menjadi tahap penilaian akhir bagi daerah yang mengikuti evaluasi PUG. Pemko Banjarbaru menyampaikan berbagai inovasi dan capaian program dalam forum yang diikuti tim verifikator KemenPPPA secara daring.
Abdussamad membacakan sambutan tertulis Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby. Dalam sambutan itu, wali kota menegaskan bahwa prinsip kesetaraan dan keadilan gender menjadi fondasi utama pembangunan daerah yang inklusif.
Menurut wali kota, pemenuhan hak pembangunan harus menjangkau seluruh elemen masyarakat. Kelompok perempuan, anak-anak, lansia, hingga penyandang disabilitas mesti terlayani secara setara.
"Target kita bukan sekadar meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE), melainkan memastikan dampak nyata dari keadilan gender dirasakan langsung oleh seluruh warga Kota Banjarbaru," tegas Abdussamad.
Pemko Banjarbaru terus mendorong penguatan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Lewat verifikasi, Pemko memaparkan capaian program yang sudah berjalan.
Hasil verifikasi lapangan ini akan menjadi bahan penilaian PPE 2026 di tingkat nasional. Pemko Banjarbaru menyatakan siap menindaklanjuti masukan tim verifikator demi mewujudkan kesetaraan gender yang berkelanjutan di Kota Idaman.