Kecelakaan menimpa beberapa unit mobil pemadam kebakaran saat melaju menuju lokasi kebakaran di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Kamis. Bupati HSU Sahrujani langsung memerintahkan Wakil Bupati Hero Setiawan menjenguk para relawan yang dirawat di RSUD Pembalah Batung Amuntai.
AMUNTAI — Kecelakaan menimpa beberapa unit mobil pemadam kebakaran saat melaju menuju lokasi kebakaran di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Kamis. Bupati HSU Sahrujani langsung memerintahkan Wakil Bupati Hero Setiawan menjenguk para relawan yang dirawat di RSUD Pembalah Batung Amuntai.
Kabid Damkar HSU Barkat mengonfirmasi insiden yang menimpa armada pemadam yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.
"Memang benar telah terjadi kecelakaan yang menimpa beberapa unit mobil pemadam kebakaran," kata Barkat.
Armada pemadam kebakaran tersebut tengah bergerak cepat merespons laporan kebakaran di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Sungai Tabukan. Di tengah perjalanan, beberapa unit yang membawa relawan mengalami kecelakaan.
Para relawan yang menjadi korban kemudian dilarikan dan dirawat di RSUD Pembalah Batung Amuntai. Kabid Damkar HSU Barkat yang ikut memantau langsung membenarkan adanya korban dari jajaran relawan damkar.
Perintah itu datang langsung dari Bupati HSU Sahrujani. Wakil Bupati Hero Setiawan bergegas menuju rumah sakit untuk mendampingi serta memastikan penanganan cepat diberikan kepada para korban.
Di ruang perawatan, Hero Setiawan menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Ia menegaskan kehadirannya merupakan instruksi langsung orang nomor satu di lingkungan Pemkab HSU.
"Atas perintah Bapak Bupati, kami langsung datang untuk melihat kondisi kawan-kawan relawan yang mengalami kecelakaan," ujar Hero.
Penanganan darurat tersebut turut dihadiri Kabid Damkar HSU Barkat, tim medis RSUD Pembalah Batung Amuntai, serta keluarga korban. Kehadiran sejumlah pihak ini memastikan proses perawatan para relawan berjalan cepat tanpa hambatan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai jumlah pasti unit mobil pemadam yang mengalami kecelakaan maupun kondisi terkini para korban. Insiden ini sekaligus menjadi pengingat tingginya risiko yang dihadapi relawan saat bertugas memadamkan api di wilayah HSU.